Siswa SMA di Bengkulu Dikeluarkan Dari Sekolah Usai Viral Diduga Hina Palestina
Unsplash/Ahmed Abu Hameeda
Nasional

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus siswa SMA yang diduga menghina Palestina tersebut tidak dilanjutkan karena telah menemui titik tengah.

WowKeren - Seorang siswa SMA di Kabupaten Bengkulu Tengah sempat viral karena mengunggah video yang diduga menghina Palestina. Sebagai informasi, Palestina kini tengah berkonflik dengan Israel dan kehilangan banyak korban jiwa. Video berdurasi delapan detik yang diunggah MS tersebut berisikan kata-kata tak pantas.

Meski kasus hukumnya dianggap telah selesai dan tidak dilanjutkan, siswa berinisial MS tersebut akhirnya dikeluarkan dari sekolah. "Keputusan ini kita ambil karena memang pihak sekolah sudah melakukan pendataan terhadap tata tertib poin pelanggaran MS. Dari data poin tata tertib tersebut, diketahui kalau poin tata tertib MS sudah melampaui dari ketentuan yang ada," tutur Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Kabupaten Bengkulu Tengah, Adang Parlindungan, dikutip dari Antara pada Rabu (19/5).

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus MS yang diduga menghina Palestina tersebut tidak dilanjutkan. Pasalnya, MS telah dimaafkan sebagai titik tengah dalam mediasi dan rapat yang telah dilakukan.

"Penyelesaian kasus ini kita lakukan dengan restorative justice," papar Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Ary Baroto. "Yang mana setiap penyelesaian permasalahan tidak selalu diselesaikan dengan pidana."


Adapun rapat tersebut dilakukan di Polres Bengkulu Tengah. Sejumlah pihak yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya adalah Kapolres dan Wakapolres Bengkulu Tengah, Kasat Intel dan Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah VIII, Kepala Sekolah, Ketua Komite, FKUB, Badan Kesbangpol Bengkulu Tengah, Kementerian Agama Bengkulu Tengah, hingga Komisi I DPRD Bengkulu Tengah.

MS sendiri telah meminta maaf atas unggahannya. "Saya minta maaf atas perbuatan saya, baik kepada warga Palestina maupun seluruh warga Indonesia," kata MS.

Ia mengaku mengunggah video tersebut sebagai bentuk keisengan dengan tujuan mengikuti tren saat ini. MS pun tak menyangka dampak video yang diunggahnya akan sebesar ini.

"Saya hanya iseng dan bercandaan saja," jelas MS. "Bukan maksud berbuat apa-apa, dan saya juga tidak menyangka bisa seramai ini."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts