Pada 22 Juni nanti, DKI Jakarta akan memperingati hari ulang tahun ke-494 tahun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memanfaatkan momen tersebut sebagai penyemangat agar segera bangkit dari pandemi COVID-19.
- Wahyu
- Senin, 24 Mei 2021 - 15:55 WIB
WowKeren - Pada 22 Juni diperingati sebagai Hari Lahirnya Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta. Meski demikian, rangkaian acara HUT DKI Jakarta telah dibuka pada Senin (24/5) hari ini, oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam sambutan pembukaan rangkaian acara HUT DKI Jakarta, Anies meyakini tahun 2021 ini, akan mampu bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19. Ia menyebut di tahun 2021, sudah mulai menunjukkan kebangkitan, baik dari ekonomi maupun kesehatan.
"Kita tengok ke belakang masa satu tahun kemarin masa kita landai, ekonomi turun, sosial berkurang, aktivitas udara berkurang," terang Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (24/5). "Kalau diilustrasikan seperti sesuatu yang turun ke bawah, karena kondisi tantangan kesehatan."
"Nah tahun ini, kita bayangkan sebagai tahun kita di mana kita mulai bangkit ke depan, ekonomi mulai meningkat, aktivitas sosial kembali meninggi, kebudayaan kembali bermunculan," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Anies juga menyampaikan bahwa DKI Jakarta sempat mengalami masa penurunan yang berimbas pada berbagai sektor kehidupan, khususnya perekonomian. Hal itu nantinya akan diilustrasikan melalui tarian yang bernama "Jakarta Bangkit".
Tarian "Jakarta Bangkit" itu menggambarkan kota Jakarta yang dulunya produktif diisi dengan berbagai kegiatan, tiba-tiba harus mandek akibat pandemi COVID-19. Melalui karya tarian tersebut, membangkitkan semangat serta keyakinan pada diri Anies bahwa DKI Jakarta bisa dan akan segera bangkit.
"Kami berkeyakinan Jakarta akan bangkit dan Jakarta besok akan lebih baik sebelum pandemi karena kita terlatih dengan tantangan yang tidak kecil ini," jelas Anies.
Lebih lanjut, Anies bercerita bahwa saat ini warga Ibu Kota telah terbiasa menjalani kehidupan gaya baru yakni berdampingan dengan COVID-19. Menurutnya, semua bisa terlaksana berkat kesadaran masyarakat akan penularan COVID-19.
Anies menyampaikan bahwa masyarakat DKI Jakarta sekarang jauh lebih patuh dalam menerapkan protokol kesehatan daripada tahun sebelumnya saat COVID-19 baru masuk Indonesia. Menurutnya, semua itu karena adanya kesadaran yang berawal dari proses pembiasaan.
(wk/wahy)