Politisi senior PDIP Effendi Simbolon menegaskan bahwa persoalan bukan terjadi antara Ganjar dan Puan. Melainkan lebih pada penegakan aturan internal PDIP.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 25 Mei 2021 - 14:42 WIB
WowKeren - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini tengah ramai diperbincangkan. Ganjar yang merupakan kader PDIP diketahui tak diundang dalam acara partai di Semarang pada Sabtu (22/5) lalu hingga menimbulkan berbagai spekulasi politik, termasuk soal Pilpres 2024.
Politisi senior PDIP Effendi Simbolon mengungkapkan bahwa Ganjar sebenarnya sudah cukup lama dievaluasi di internal PDIP. Menurut Effendi, tak diundangnya Ganjar dalam acara yang turut dihadiri Ketua DPP PDIP Puan Maharani tersebut merupakan sebuah konsekuensi bagi kader yang dianggap kebablasan.
"Jadi bagi kami ini suatu konsekuensi dari apapun yang dilakukan di luar garis partai," jelas Effendi di KOMPAS TV, Senin (24/5). "Karena para kader ini sudah terbiasa dengan pakem tegak lurus merah putih, dan tegak lurus kepada partai, dan tegak lurus kepada apa yang menjadi arahan Ketua Umum."
Lebih lanjut, Effendi menegaskan bahwa persoalan bukan terjadi antara Ganjar dan Puan. Melainkan lebih pada penegakan aturan internal PDIP.
"Tidak ada kaitannya antara Mbak Puan dengan Mas Ganjar dalam hal urusan apapun. Ini dalam rangka penegakan dari aturan," tegas Effendi. "Saya kira Mas Ganjar juga memahami itu kenapa tidak diundang, itu berarti sudah akumulasi tahunan itu dari evaluasi partai."
Menurut Effendi, sikap Ganjar dan PDIP juga sudah tak harmonis lagi. Penilaian ini didasarkan pada evaluasi yang telah berjalan selama bertahun-tahun.
"Mohon maaf ini Mas Ganjar cukup lama evaluasi yang dilihat sudah bertahun-tahun bukan hari ini saja. Bagaimana kurang empatian, kurang kepedulian, bagaimana ikut serta bersama tertawa dan menangis bersama rakyat, menurut catatan yang ada di partai tentunya terhadap kadernya," jelasnya. "Ini sebagai partai melihat kadernya yang di eksekutif sudah tidak lagi bisa ditolerir dan tentu harus diberikan sebuah sanksi organisasi."
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto juga telah membantah isu Puan tengah mengganjal mimpi Ganjar di Pilpres 2024. Bambang menegaskan bahwa pihak yang tidak mengundang Ganjar adalah DPD PDIP Jawa Tengah, bukannya Puan.
"Seolah-olah itu Ganjar mau diganjal oleh Mbak Puan, kan gitu nih, konsepsi kalian," tutur Bambang pada Senin (24/5). "Enggak ada, yang bener adalah yang tidak mengundang Ganjar itu kan DPD, bukan Mbak Puan."
(wk/Bert)