Kemenkes Tegaskan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac Efektif Lawan 3 Varian 'Seram' COVID-19 di RI
Twitter/KemenkesRI
Nasional
Vaksin COVID-19

Jubir Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, membenarkan bahwa virus Corona akan terus bermutasi. Namun vaksin yang tersedia dipastikan efektif melawan semua varian tersebut.

WowKeren - Sejumlah pakar meyakini Indonesia belum melewati gelombang pertama wabah virus Corona sejak mengonfirmasi kasus perdana pada Maret 2020. Dan di tengah situasi tersebut, Indonesia juga dihadapkan dengan masuknya mutasi virus Corona B.1.1.7, B.1.617, dan B.1.351 yang diklaim jauh lebih cepat menular ketimbang varian asli.

Walau demikian, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa virus-virus dengan varian baru itu bisa dilawan dengan vaksinasi. "Nah gimana nih dampak varian baru dengan vaksin? Masih efektif jangan takut. Buruan vaksin," tegas Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, dalam sebuah webinar pada Jumat (11/6).

Malah akan jauh lebih baik apabila individu segera divaksin agar tubuh bisa bergegas membentuk kekebalan. Alhasil virus SARS-CoV-2 beserta varian-variannya tidak akan mudah menginfeksi. Siti Nadia pun menegaskan supaya masyarakat jangan sampai kalah melawan virus berbahaya ini.

"Kalau kita cepet-cepet vaksin, dulu-duluan kita mutasinya. Dia yang mutasi apa kita yang mutasi," tutur Siti Nadia. "Maksudnya itu kita yang punya kekebalan ya. Bukan kita jadi alien seperti hoaks yang disampaikan."


"Masa kita kalah sama virus," imbuh Siti Nadia. Oleh karena itu, vaksinasi tetap menjadi solusi paling ampuh untuk membantu tubuh melawan paparan virus Corona di lingkungan sekitar yang bisa sewaktu-waktu menginfeksi.

Pada kesempatan tersebut, Siti Nadia juga menegaskan bahwa semua merek vaksin yang digunakan Indonesia dipastikan efektif dan ampuh melindungi diri dari COVID-19 maupun mutasinya. "Jadi masih sangat efektif, mau itu Pfizer, mau Sinovac, AstraZeneca, Novavax," ungkapnya.

Meski selayaknya virus lain, SARS-CoV-2 pun akan terus bermutasi dan Siti Nadia pun mengimbau masyarakat untuk mengabaikannya saja. Yang terpenting adalah menyiapkan perlindungan terbaik dengan menyuntikkan vaksin ke dalam tubuh.

"Biarin aja dia mutasi, kalau dia menyerang kita, kita punya pertahanan. Itu pasti akan kalah," pungkasnya. Karena itulah, Siti Nadia berharap masyarakat tidak takut dengan berbagai berita bohong yang beredar soal vaksinasi COVID-19.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts