KemenBUMN Tunjuk Artis Jadi Komisaris, Erick Thohir Sigap Buat Pelatihan Kelas Dunia
Instagram/erickthohir
Nasional

Abdee Slank hingga eks Kepala Satgas COVID-19 Doni Monardo ditunjuk menjadi komisaris BUMN yang memunculkan pertanyaan, mampukah mereka? Erick Thohir pun menjawab lewat pembentukan kursus.

WowKeren - Menteri BUMN Erick Thohir kerap menunjuk sosok-sosok tak terduga menjadi komisaris perusahaan pelat merah. Seperti nama Abdee Negara alias Abdee Slank yang ditunjuk sebagai Komisaris Telkom hingga eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo sebagai Komisaris Utama PT Inalum.

Penunjukan sosok-sosok tak terduga ini sontak menyita perhatian masyarakat luas yang tak jarang diikuti dengan sikap skeptis soal kemampuan mereka. Demi menepis semua anggapan tersebut, Erick pun sigap membuat BUMN Learning and Management Institute (BLMI) untuk orientasi serta pelatihan yang ditujukan kepada direksi dan komisaris BUMN.

BLMI sendiri bertujuan supaya ada pemahaman dan irama yang sama antara direksi, komisaris dan manajemen. Selain itu output lainnya adalah agar terbentuk pemimpin berkelas dunia yang mampu meningkatkan kinerja dan daya kompetisi BUMN terkait.

Yang turut menjadi sorotan lagi, Erick tak ragu-ragu menggandeng pelatih berkelas dunia untuk kursus tersebut. Seperti misalnya Indonesian Institute of Corporate Directors (IICD) untuk para komisaris dan IPMI International Business School untuk para direksi.


Beberapa sekolah bisnis lain yang digandeng Erick untuk para komisaris dan direksi BUMN antara lain INSEAD dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) untuk Chief Financial Officer (CFO) dan Michigan Ross School of Business dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk Chief Human Capital Officer. Atau yang lainnya seperti International Institute for Management Development (IMD) Business School, Swiss untuk Chief Executive Officer.

Erick menegaskan bahwa kursus ini semata demi meningkatkan kemampuan para komisaris dan direksi BUMN. "Pemimpin di BUMN harus selalu belajar, tumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia," tegas Erick dalam keterangannya, Jumat (11/6).

"Dan siap dicopot jika tidak memenuhi KPI," imbuhnya. "Dan tidak sejalan dengan core values AKHLAK dan GCG."

Erick memastikan semua pemimpin BUMN akan menjalani orientasi dan pelatihan dasar di BLMI. "Semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apa pun latar belakangnya, akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute," katanya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts