COVID-19 RI Bertambah 12.909 Hari Ini, 1 Dokter Wisma Atlet Sampai Tangani 4 Lantai Sekaligus
Pixabay/lukasmilan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan demikian, sudah 3 hari berturut-turut Indonesia melaporkan belasan ribu kasus positif COVID-19 baru setiap hari. Kali ini ada 12.906 kasus baru dan tambahan 5.642 kasus aktif.

WowKeren - Ledakan wabah COVID-19 Indonesia benar-benar telah di depan mata. Bahkan pada Sabtu (19/6) hari ini dikonfirmasi tambahan 12.906 kasus positif COVID-19, menjadikannya 3 hari berturut-turut Indonesia kembali ke level belasan ribu pasien positif baru setiap hari.

Di luar aspek kasus positifnya, jumlah kasus aktif harian yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab hari ini Indonesia mengonfirmasi 5.642 kasus aktif sehingga totalnya per hari ini mencapai 135.738.

Dari 12.906 kasus baru yang dilaporkan, DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbesar dengan jumlah 4.895 kasus. Dan situasi ini jelas berimplikasi terhadap tingkat keterisian rumah sakit serta pusat isolasi, seperti kengerian yang tergambar di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet berikut.

Belakangan beredar informasi bahwa satu dokter sampai menangani empat lantai sekaligus. Dan rupanya situasi tersebut turut dibenarkan oleh Koordinator Humas dan Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet, Letkol Laut Muhammad Arifin. Namun Arifin pun menegaskan situasi tersebut tak perlu dikhawatirkan.

Diterangkan Arifin, pasien RSDC Wisma Atlet merupakan orang-orang tanpa gejala atau yang bergejala ringan. Dengan demikian, sistem di RSDC Wisma Atlet pun memang tidak mengakomodir penyediaan dokter untuk merawat intensif seperti selayaknya ke pasien gejala berat.


"Dari dulu kan memang 1 dokter 2 lantai. Sudah biasa, nggak ada masalah," jelas Arifin kepada Jawa Pos, Sabtu (19/6). "Kan ada pasien gejala ringan, ada tanpa gejala."

Menurut Arifin, dokter yang disediakan di RSDC Wisma Atlet memang hanya bertugas sebagai konsultan atau mengobservasi kondisi pasien. Apabila ada pasien yang kemudian mengeluh atas kondisi kesehatannya, pihak RSDC Wisma Atlet akan langsung menindaklanjuti.

"Jadi sistemnya kalau ada keluhan (akan segera ditindaklanjuti)," kata Arifin. "Kayak perawat kita juga 1 lantai itu cuma 2, padahal pasiennya 60 orang."

Namun kembali Arifin menerangkan bahwa situasi berbeda apabila keadaan pasien memburuk. Dalam kondisi seperti itu pasien akan langsung dirujuk ke High Care Unit (HCU) yang mengakomodir perawatan lebih komplit.

"Kalau HCU kan memang 1 perawat menangani 2 pasien," pungkasnya. "Jadi ada klasifikasinya masing-masing, kalau di HCU juga dokternya banyak."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts