Lonjakan COVID-19 Makin Mengkhawatirkan, Pasokan Tabung Gas Oksigen Hampir Terbatas
Unsplash/Samuel Ramos
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Lonjakan COVID-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, membuat kebutuhan tabung gas oksigen melonjak. Hal ini terlihat dari membludaknya pesanan akan tabung gas oksigen.

WowKeren - Lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah daerah Indonesia tampaknya semakin parah, termasuk DKI Jakarta. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang membutuhkan tabung gas oksigen.

Para pedagang tabung oksigen saat ini mengaku kewalahan memenuhi permintaan masyarakat. Bahkan pedagang juga harus memutar otak demi bisa menyediakan persediaan stok lebih. Salah satu cara untuk menambah stok adalah dengan mencari distributor lain agar bisa memenuhi persediaan sesuai dengan permintaan masyarakat.

"Udah mulai mau nyari sih, ke tempat lain buat sedia stok saja," tutur Didi selaku karyawan Budhi Oxygen Gas di Jakarta Timur, kepada CNBC Indonesia, Rabu (23/6). "Sudah mulai agak susah nih, kewalahan."

Didi memaparkan bahwa saat ini tokonya sudah harus mencari distributor lain agar bisa memenuhi persediaan tabung gas oksigen. Hal ini dikarenakan ada rasa kekhawatiran akan distribusi utamanya tidak bisa mencukupi kebutuhan tabung gas oksigen.


Pasalnya, hal tersebut sudah mulai terlihat dari sekarang, banyak masyarakat yang harus menunggu untuk bisa mendapatkan tabung gas oksigen. "Sudah banyak supply yang suka telat, memang enggak beberapa hari, hanya beberapa jam, tetapi akhirnya membuat konsumen menunggu," terangnya.

Selain pedagang, pabrik pun juga mengalami hal yang sama. Pabrik tabung gas oksigen saat ini mendapatkan pesanan yang membludak dari para pedagang. Artinya bahwa, industri tabung gas oksigen harus segera bersiap dengan peristiwa ini.

Hal itu terungkap dari Presiden Direktur PT Aneka Gas Industri Tbk Rachmat Harsono. "Sangat pesat, kita monitornya sudah per day sekarang, karena lonjakan exponential," ungkap Rachmat kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/6).

Di sisi lain, pedagang dan produsen mengaku bahwa selama satu pekan terakhir, sudah ada lonjakan pesanan tabung gas oksigen sebesar 50 persen. Hal ini sudah terjadi sejak lonjakan COVID-19 lalu.

Seperti yang diketahui, lonjakan COVID-19 di DKI Jakarta saat ini terus mengalami kenaikan dan belum ada tanda-tanda akan menurun. Data per Rabu (23/6) hari ini, menunjukkan total kasus positif COVID-19 selama satu minggu tembus hingga 29.969 kasus.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts