Gandeng Perguruan Tinggi, Vaksin Merah Putih Siap Masuk Tahap Uji Klinis
Pixabay/Spencer Davis
Nasional

Vaksin Merah Putih dikembangkan dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi. Salah satunya oleh Universitas Airlangga yang dikabarkan siap memasuki tahap uji klinis.

WowKeren - Indonesia menyiapkan Vaksin Merah Putih untuk menghadapi pandemi COVID-19. Sedianya produk ini akan dikembangkan untuk kebutuhan vaksinasi COVID-19 jangka panjang.

Dikembangkan oleh beberapa perguruan tinggi dan instansi, salah satu yang menunjukkan kemajuan adalah yang diproduksi Universitas Airlangga. Dan dilaporkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengungkap Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair telah melakukan tahap pre-klinis.

Dengan demikian, setelah ini Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair siap memasuki tahap uji klinis. Nizam pun berharap agar vaksin yang dikembangkan dari dalam negeri ini bisa segera membantu mengatasi pandemi COVID-19.

"Vaksin Merah Putih ini terus kita dorong dan dukung agar terus menunjukan hasil yang meningkat. Semoga Vaksin Merah Putih di Unair segera berhasil dengan efikasi yang tinggi agar dapat segera mengatasi COVID-19 di Indonesia," kata Nizam, Selasa (6/7).


Nizam optimis Vaksin Merah Putih akan lebih bisa diterima masyarakat Indonesia karena menggunakan basis strain virus lokal. Vaksin ini sendiri memang sejak awal dikembangkan oleh peneliti Tanah Air dengan tujuan untuk penggunaan jangka panjang ke depannya.

Sebelumnya perguruan tinggi memang telah banyak digandeng dalam menangani pandemi COVID-19 di Tanah Air. Seperti untuk mengembangkan ventilator, robot perawat, GeNose, serta berbagai inovasi lain yang terus didukung Dirjen Dikti.

Namun menurut Nizam, kunci untuk mengentaskan wabah COVID-19 adalah dengan bergotong-royong menghadapi situasi terkini. Apalagi wabah COVID-19 di Tanah Air saat ini memasuki gelombang kedua yang menginfeksi sampai 30 ribu lebih pasien baru dalam sehari.

"Kita semua berharap semuanya dapat teratasi dengan disiplin yang ketat," pungkas Nizam. "Melalui kerjasama dan kemampuan kita beradaptasi yang baik."

Selain Vaksin Merah Putih, Indonesia sebenarnya juga mengembangkan vaksin lokal lain yang disebut Vaksin Nusantara. Namun berbeda dengan Vaksin Merah Putih yang lebih "konvensional", Vaksin Nusantara dikembangkan dengan basis terapi sel dendritik.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait