Lucinta Luna mengaku sedih ketika mamanya meninggal banyak orang malah menyebutnya settingan. Ia juga mengungkapkan nama ayahnya yang ternyata memiliki gelar haji.
- Lailatul Maghfiroh
- Rabu, 07 Juli 2021 - 10:43 WIB
WowKeren - Saat hadir menjadi bintang tamu di podcast milik Ivan Gunawan, Lucinta Luna mengakui kalau ia suka tertawa. Namun di sisi lain, ia juga tak memungkiri kalau dirinya sering menangis.
"Sering nangis, yang membuat aku nangis, ada ya temen-temen aku yang pernah deket sama aku, ujung-ujungnya nusuk jahat banget sama aku. Terus aku juga nyesel banget setiap aku ada rahasia nih, terus kebongkar semuanya," ungkap Lucinta.
Hingga kemudian pada kesempatan itu Igun menanyakan soal orangtua Lucinta. Sang artis pun mengaku kalau kedua orangtuanya kini telah meninggal dunia. Dan Lucinta pun merasa bersedih ketika mamanya meninggal banyak orang menyebutnya settingan.
Mereka menyebut Lucinta berbohong soal kematian ibunya yang diyakini sebenarnya masih hidup. "Loe itu punya orangtua gak sih?" tanya Igun.
"Udah meninggal. Papa aku meninggal waktu aku lulus SD, mama aku meninggal 2018 waktu aku lagi naik-naiknya, yaudah aku nangis, aku lagi konser di Bandung, aku pulang mamaku udah dikubur, itu ada liputannya tapi tetap aja orang ngiranya aku settingan, itu yang bikin aku sedih loh," papar Lucinta. "Disangkanya itu mah orang lain, soalnya mama aku masih ada, padahal itu jelas-jelas mamaku meninggal."
Lucinta lantas menerangkan bahwa ia sembilan bersaudara sedangkan dirinya merupakan anak kedelapan. Ia juga menyebutkan satu persatu nama dari saudaranya tersebut.
"Kok nama loe bisa bagus sendiri? Dari nama kakak-kakak loe, kok ibu loe bisa kepikiran nama itu?" tanya Igun saat Lucinta menyebut namanya di KTP sebagai Ayluna Putri. "Ya gak tahu almarhumah mama aku yang ngasih nama itu ke aku dari kecil jadi aku beruntung banget," jawab Lucinta.
Igun kemudian menanyakan siapa nama ayah Lucinta. "Haji Muntoha," jawab Lucinta. "Jadi bin Haji Muntoha?" tanya Igun lagi. "Iya, eh binti, binti, Ayluna Putri binti Muntoha, ih aku suka dipancing-pancing," sahut Lucinta kesal melihat Igun tertawa.
(wk/lail)