Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lantas menjelaskan bahwa fenomana tersebut bernama awan lenticularis atau biasa dikenal dengan awan topi.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 07 Juli 2021 - 17:09 WIB
WowKeren - Fenomena awan yang berbentuk menyerupai UFO di Aceh pada Selasa (6/7) sempat menghebohkan warga dan media sosial. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lantas menjelaskan bahwa fenomana tersebut bernama awan lenticularis atau biasa dikenal dengan awan topi atau awan tudung.
Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Rezky Hartiwi, menjelaskan bahwa awan tersebut berbahaya untuk aktivitas penerbangan. Pasalnya, awan itu dapat menyebabkan goncangan pada penerbangan.
"Awan Lenticularis ini dapat menyebabkan adanya turbulensi atau putaran angin secara vertikal yang kuat, sehingga sangat berbahaya bagi penerbangan dengan level rendah," papar Rezky, Rabu (7/7).
Awan tersebut terbentuk akibat hembusan angin dan biasanya muncul di sekitar gunung. Fenomena ini juga bisa menyebabkan terjadinya angin kencang dan hujan meski awan akan luruh seiring berjalannya waktu.
"Kalau untuk masyarakat menghindari awan ini biasanya harus tetap di dalam rumah ya," jelas Rezky. "Kalau pun ada yang mengharuskan beraktivitas di luar, dimohon untuk tetap waspada dan hati-hati."
Salah satu akun yang membagikan video awan lenticularis ini adalah Instagram @aceh.viral. Video tersebut diambil di wilayah Lhoknga, Aceh Besar.
Akun Instagram @infobmkg_aceh pun turut memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut di kolom komentar. BMKG Aceh menegaskan bahwa fenomena ini tidak berkaitan dengan gempa atau tsunami.
"Ini awan Lenticularis min...fenomena awan biasa walau jarang terjadi & tdk ada kaitan dgn fenomena lain seperti akan ada gempa atau tsunami apalagi bila dikaitkan dgn mistis," balas akun tersebut. "Biasanya tumbuh disekitaran gunung atau bukit akibat hembusan angin kawasan pegunungan, dapat mengindikasikan adanya turbulensi atau putaran angin secara vertikal kuat shg berbahaya bagi penerbangan rendah."
(wk/Bert)