BEM KM Unnes sebelumnya menyebut Wapres Ma'ruf sebagai 'King of Silent' dan Ketua DPR Puan Maharani sebagai 'Queen of Ghosting' dalam unggahan di media sosialnya.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 09 Juli 2021 - 12:53 WIB
WowKeren - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapat banyak sorotan usai mengkritik Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Mar'uf Amin dan Ketua DPR RI Puan Maharani lewat sindiran di media sosial. Rektorat Unnes lantas memberikan pembinaan terhadap BEM KM pasca kejadian ersebut.
Melansir CNN Indonesia, pembinaan tersebut terkait dengan tata krama bermedia sosial. "UNNES melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan melakukan pembinaan pada BEM UNNES untuk melakukan unggahan edukatif dan menghindari unggahan yang bernuansa penghinaan dan ujaran kebencian," demikian kutipan surat dari Rektor Unnes, Fathur Rokhman, Kamis (8/7).
Pihak Rektorat Unnes juga menegaskan bahwa unggahan BEM KM yang menyindir Jokowi, Ma'ruf, dan Puan tidak mewakili sikap universitas. Selain itu, pihak Unnes juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah.
"UNNES mengajak masyarakat untuk mendukung kinerja Presiden RI Ir Joko Widodo, Wakil Presiden RI KH Maruf Amin, dan Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani," lanjur surat tersebut.
Sementara itu, Fathur Rokhman selaku Rektor Unnes menyatakan bahwa pihaknya mendukung kebebasan berpendapat. Namun pihaknya menyayangkan sejumlah unggahan di media sosial yang tidak bernuansa akademik dan menjurus ke nuansa penghinaan.
"Saya bangga mahasiswa untuk kritis dan peduli dalam menyampaikan pendapat," jelas Fathur. "Namun, tetap harus menjunjung etika, kesantunan, dan keilmuan."
Sebagai informasi, BEM KM Unnes sebelumnya menyebut Wapres Ma'ruf sebagai "King of Silent" dan Ketua DPR Puan Maharani sebagai "Queen of Ghosting". BEM KM Unnes juga mengunggah foto Presiden Jokowi dengan julukan yang sebelumnya telah disematkan oleh BEM Universitas Indonesia, yakni "King of Lip Service".
Namun setelahnya, akun Instagram milik BEM KM Unnes justru menghilang. Berdasarkan keterangan dari Presiden BEM KM Unnes, Wahyu Suryono, akun Instagram tersebut ditangguhkan dan seluruh unggahan otomatis dihapus.
(wk/Bert)