Aurelie Moeremans Ungkap Teman Bule Syok Dirinya Dikatai Mirip Monyet, Makin Gencar Bagi Pesan Ini
Instagram/aurelie
Selebriti

Aurelie Moeremans baru-baru ini bicara soal diskriminasi sambil mengunggah video dirinya dikatai mirip monyet. Sembari mengungkap reaksi kaget teman bulenya, Aurelie semakin gencar kampanye ini.

WowKeren - Aurelie Moeremans sempat mendapati postingan video dirinya disebut mirip monyet ramai oleh komentar netizen. Sebagai imbasnya, kini bintang "Story of Kale" tersebut banyak mendapatkan DM berisi curhat tentang diskriminasi karena warna kulit.

Kali ini lewat sebuah postingan di Instagram, Aurelie menceritakan tentang bagaimana postingan tersebut menjangkau temannya di Eropa dan cukup membuat syok. Sambil mengunggah foto cantiknya sedang berada di tepi laut dan berada di bawah naungan terik matahari, ia kembali memberikan pesan penting untuk generasi muda.

"Masih banyak sekali DM dari kalian yang terus masuk.. Terharu, sumpah.. Kebanyakan bilang kalau mereka jadi ga pede dan masih ngga pede karena dikatain ini itu sama orang..," tulis Aurelie pada postingan Sabtu (10/7).

Kemudian Aurelie bercerita tentang salah satu temannya di Eropa bertanya kenapa ada postingan yang begitu ramai hingga mencetuskan kampanye #iambronzee. Karena tidak mengerti Bahasa Indonesia, Aurelie menceritakan isi postingan tersebut kepada sang kawan.


"Akhirnya aku cerita bahwa di Indonesia masih ada masalah colorism n bla bla bla.. Dia shock dan ngerasa itu konyol banget karena punya kulit cokelat is a gift, really.. See??" lanjut Aurelie.

Lantas Aurelie mengakui bahwa sulit untuk mengubah jalan pikiran orang kebanyakan tentang penampilan terlebih kulit kita. Menurutnya lebih baik omongan tidak mengenakkan yang menyudutkan warna kulit atau penampilan tertentu diabaikan saja. Ia menambahkan bahwa yang terpenting adalah diri sendiri tahu bahwa warna kulit bronzee bagus.

Selain itu, Aurelie juga mendorong agar siapapun lebih percaya diri. Karena menurutnya tidak ada alasan untuk minder hanya karena warna kulit yang berbeda. Ia juga berharap agar generasi muda tidak lagi membalas komentar jahat dengan hinaan dan memutus siklus tersebut.

Bagi Aurelie, jika seseorang tidak memiliki hal baik untuk dikatakan lebih baik diam. Terakhir ia berharap agar diskriminasi terhadap warna kulit berhenti di generasi ini. Kedepannya ia menginginkan agar generasi penerus lebih bisa menerima diri mereka sendiri.

"Semoga colorism, bodyshaming & all the rest stop di generasi kita aja.. Udah ngga jaman kali..? Dan kalo kita nanti punya anak, harus banget ajarin mereka self-love & acceptance .. It’s so so so important.. #iambronzee and I am proud!" tutup Aurelie.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts