Pasien COVID-19 Bisa Dapat Obat Gratis Mulai Minggu Depan, Ini Syaratnya
Pixnio
Nasional

Demi segera mengendalikan wabah COVID-19, pemerintah berencana membagikan paket obat gratis untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri. Begini penjelasan selengkapnya.

WowKeren - Pemerintah terus berupaya mengintervensi pengendalian wabah COVID-19 di Tanah Air agar tidak makin parah. Salah satunya dengan rencana membagikan obat COVID-19 secara gratis yang siap dimulai pekan depan.

"Minggu depan mudah-mudahan sudah lebih baik," kata Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat koordinasi pada Minggu (11/7) kemarin. Disebutkan Luhut, rencana pemerintah ini masih dimatangkan.

Dijelaskan Luhut, obat gratis ini akan diberikan kepada pasien COVID-19 dari kalangan masyarakat kurang mampu. Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu juga mengungkap syarat lain untuk penerima paket obat gratis, yakni menunjukkan hasil tes PCR.

"Saran saya nanti 2.200 dokter yang direkrut dan dikoordinasi oleh Pak Tugas (Kapuskes TNI) dipimpin Panglima TNI," kata Luhut, dikutip pada Senin (12/7). "Bisa atur semua flow (alur) ini."


Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar paket obat yang akan dibagikan difinalisasi terlebih dahulu. "Kita perlu finalisasi lagi terkait paketnya karena belum sinkron dengan organisasi profesi dokter, jangan sampai terjadi resistensi terkait paket obat ini," jelas Budi Gunadi.

Sedangkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku siap menerjunkan pihaknya untuk menyusun mekanisme pencatatan, penyaluran, dan sosialisasi paket obat gratis ini. Sementara Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marives, Septian Hario Seto, menekankan mereka yang akan menerima paket obat gratis adalah pasien COVID-19 yang berlatar belakang sosial ekonomi kurang mampu dan menjalani isolasi mandiri.

Untuk pembagiannya sendiri, disebutkan Seto akan menggandeng Kimia Farma sebagai penyedia obat dan Kesdam TNI untuk mendistribusikannya. Nantinya mereka akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan PKM terkait pasien positif erdasarkan data New All Records (NAR) dan triase gejala pasien. Sedangkan pengantaran obat dan edukasi ke pasien akan dilakukan Babinsa.

Berbagai bantuan dan insentif memang diturunkan dalam rangka menekan angka kasus positif COVID-19 sesegera mungkin, tentu juga demi meminimalisir angka kematiannya. Selain membagi paket obat gratis, pemerintah juga menyediakan subsidi sampai bantuan sosial selama PPKM Darurat.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait