Aturan Dine In 20 Menit Ramai Dijadikan Lelucon, Tompi: Bercanda Boleh Tapi Jangan Kebablasan
instagram/dr_tompi
Selebriti

Tanggapan Tompi soal aturan dine in 20 menit yang tengah ramai dijadikan lelucon hingga ingatkan soal ini tuai banyak sambutan dan respons positif dari warga Twitter.

WowKeren - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia membuat pemerintah terus putar otak untuk menanganinya. Berbagai macam aturan dan kebijakan telah dibuat untuk kepentingan bersama khususnya menekan lonjakan angka kasus positif Covid-19. Namun tak jarang aturan tersebut menuai reaksi pro dan kontra dari masyarakat seperti kebijakan dine in atau makan di tempat yang hanya diberi waktu 20 menit.

Belakangan ini banyak warganet yang membahas mengenai aturan tersebut di berbagai lini platform media sosial. Namun tak sedikit yang memberikan tanggapan mereka dengan gaya nada bercanda.

Rupanya hal ini juga menarik perhatian dokter sekaligus musisi Tompi. Melalui sebuah cuitan di akun Twitter miliknya, Tompi menanggapi tentang banyaknya orang yang menjadikan aturan dine in 20 menit sebagai bahan lelucon.

Makan 20mnt aja dijadikan lelucon, memang kita ini seneng bercanda,” ujar Tompi mengawali.

Aturan Dine In 20 Menit Ramai Dijadikan Lelucon, Tompi: Bercanda Boleh Tapi Jangan Kebablasan

Twitter/@dr_tompi


Berbeda dari yang lain, Tompi menyampaikan pendapatnya tentang maksud yang ia tangkap dari aturan baru tersebut. Ia pun lantas mengingatkan agar tak kebablasan dalam menjadikan aturan ini sebagai sebuah guyonan.

Tapi terlepas dari itu, sy menangkap maksud dr makan 20mnt itu bukan masalah waktunya… tp penekanan ‘JANGAN BERLAMA2, mengurangi resiko tertular , BIAR IDUP LEBIH LAMA’,” papar Tompi. “Becanda boleh tp jgn kebablasan,” tandasnya.

Tak hanya itu, Tompi juga mengajak netizen untuk mulai menyalurkan energi fokus pada hal positif untuk bersama-sama menangani pandemi saat ini. “Ayolah energinya kita habiskan buat sama2 menghentikan penularan covid ini, drapaada habis utk menghujat dan nyari negatifnya mulu. Katanya dah capekkk ama keadaan bgini… kl hak bareng dan seirama gak bakalan beres. Nah kl semua mau bikin irama sendiri2 BINGUNG lah,” cuitnya kemudian.

Kedua postingan Twitter Tompi ini sontak diserbu beragam tanggapan warga Twitter yang mayoritas memberi sambutan positif dan hangat. Banyak pula yang setuju untuk mulai fokus pada hal positif guna sama-sama berperan dalam menangani pandemi Covid-19.

Stuju dok. Sebenarnya pd tau maksudnya tp seneng aja nyari kesalahan. Syukur2 dicariin bahasa halus, coba aja bunyi aturannya DI TEMPAT MAKAN DILARANG SALING BERBICARA/NGOBROL pasti dilariin kemana2, dilebih2in. Pokoknya apapun pemerintah perbuat skrg, salah aja terus,” komentar akun @Indi*****. “Bener bgt. Entah apa yg hrs diributin dr 20 menit. Kalo ga bs makan 20 menit, ya udah, bungkus bawa plg. Jgn jd tereak2 blg pemerintah ga tegas pdhl otaknya ga jln utk mikir,” timpal akun @lucky******.

(wk/sept)

You can share this post!

Related Posts