Belajar dari Indah Permatasari, Dita Soedarjo Ungkap Pernah Punya Idealisme Tak Realistis
Instagram/ditasoedarjo
Selebriti

Dita Soedarjo mengungkapkan kekaguman pada Indah Permatasari terkait pernyataannya soal pasangan. Dita sendiri mengaku pernah punya idealisme tak masuk akal dalam menilai seseorang.

WowKeren - Hubungan asmara antara Arie Kriting dan Indah Permatasari sempat memicu pro-kontra di kalangan publik Tanah Air. Bahkan hal itu masih berlanjut hingga keduanya kini sudah berumah tangga. Meski begitu, Dita Soedarjo tampaknya mengambil pelajaran berharga dari hubungan mereka.

Dita pun membagikan salah satu pernyataan Indah saat dinyinyiri soal keputusannya menikah dengan Arie Kriting. Pengusaha sukses itu pun mengakui Indah sebagai role model.

"Tapi mohon maaf nih, prinsip hidup saya bukan cuma cari yang kaya atau ganteng. Tapi nyari jauh lebih berharga dari itu, yaitu hati dan pikirannya," bunyi pernyataan Indah yang dibagikan ulang oleh Dita.

Mengetahui hal tersebut, Dita jadi mengetahui bahwa pemikirannya selama ini sangat dangkal. Dita juga mengakui bahwa dirinya sempat memiliki idelisme yang tidak realistis dalam memandang atau menilai seseorang.


"Wow seorang role model @indahpermatas ! Butuh waktu dua tahun bagi saya untuk tidak dekat dengan siapa pun, untuk menyadari betapa dangkalnya saya, dan betapa tidak realistisnya idealisme saya dalam hal seseorang! Saya selalu berusaha untuk menemukan yang 'sempurna' ketika kesempurnaan sama sekali tidak ada," tulis Dita.

"Kita sendiri aja ga sempurna- jauh dari itu, bagaimana mau mencari yang sempurna? Dan mengharapkan kesempurnaan akan membuat Anda lebih trauma karena kenyataan dan fantasi selalu sangat berbeda!" sambungnya.

Karena itu, Dita Soedarjo pun ikut berpesan dan mengimbau para wanita, terutama yang masih remaja untuk belajar dari pemikiran Indah Permatasari. Dita mengingatkan para wanita untuk tidak jadi sosok yang matrealistis.

"Jadi jika kamu seorang gadis remaja yang membaca ini, belajarlah dari @indahpermatas girls! Jangan menjadi matre atau dangkal tetapi temukan seseorang yang benar-benar memiliki kepribadian dan pola pikir yang baik," ungkap Dita.

"Alih-alih membuat diri Anda kecewa karena mencari yang sempurna atau hanya menjadi dangkal atau matre! Tidak ada orang di luar sana yang akan menjadi orang yang 100% paling sempurna untuk Anda. Hubungan bukan tentang kesempurnaan," pungkas Dita.

(wk/amel)

You can share this post!