Satgas Sebut PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus COVID-19, Epidemiolog Prediksi Segera Terkendali
Twitter/TMCPoldaMetro
Nasional
PPKM Darurat

PPKM Level 4 dinilai telah menunjukkan hasil yang baik. Satgas menyebut selama penerapan PPKM Level 4, ada penurunan kasus harian COVID-19, dan angka kesembuhan juga meningkat.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah berupaya keras dalam menangani pandemi COVID-19 selama ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Terkait pelaksanaannya, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa PPKM Level 4 periode 26 Juli hingga 2 Agustus menunjukkan perbaikan kasus di sejumlah indikator, seperti penurunan jumlah kasus harian, jumlah tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan meningkatnya angka kesembuhan. Secara umum PPKM Level 4 telah menunjukkan hasil yang baik.

Wiku menuturkan bahwa kebijakan pemerintah dalam menangani kasus COVID-19 adalah berpijak pada pilar utama yakni protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), 3T (testing, tracing, treatment), dan vaksinasi. Akan tetapi, pemerintah dan masyarakat menghadapi ancaman yang sama di saat pandemi adalah perekonomian. "Karena itu, kebijakan yang diberlakukan harus dinamis dan adaptif menyesuaikan dengan perkembangan COVID-19," tutur Wiku dalam konferensi pers, Selasa (3/8).

Lebih lanjut, Wiku mengatakan bahwa saat ini pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus mendatang. Dampak dari implementasi kebijakan ini baru akan terlihat pada minggu ketiga dan dapat bertahan selama enam minggu.


"Dengan sudah menurunnya kasus selama dua minggu, kita tetap perlu melanjutkan perjuangan agar penurunan kasus dapat terus terlihat," tandas Wiku. Ia menekankan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan prtokol kesehatan dengan disiplin dan ketat agar kasus COVID-19 tidak kembali meningkat.

Sementara itu, Epidemiolog Universitas Indonesia (UI), Iwan Ariawan menilai bahwa perpanjangan PPKM Level 4 itu sudah merupakan keputusan yang tepat. Sebab, sebagian besar kota/kabupaten di Pulau Jawa dan Bali masih berada di level 4. Meski demikian, berdasarkan pemantauan tim pandemi FKM UI juga memperlihatkan adanya penurunan kasus COVID-19, tapi belum terkendali.

Menurut Iwan, bisa dikatakan terkendali apabila angka reproduksi efektif (Rt) kurang dari 1, dan saat ini masih lebih dari 1. Dengan adanya PPKM Level 4 dan penguatan 3T saat ini, ia berharap Rt bisa segera turun.

Iwan memprediksi kemungkinan kasus COVID-19 bisa terkendali pada Oktober hingga November. "Pada skenario optimis di mana cakupan vaksinasi dosis 1 sebanyak 75 persen, dan dosis 2 sebanyak 50 persen di Jawa-Bali, tracing rasio 1:15, wabah bisa mulai terkendali di Oktober-November," terang Iwan kepada Tempo, Selasa (3/8).

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts