Menurut Menko Luhut, vaksinasi COVID-19 telah menjangkau seluruh warga di Malioboro. Oleh sebab itu, pengunjung dari luar yang hendak masuk ke Malioboro juga wajib telah menerima vaksinasi COVID-19.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 07 Agustus 2021 - 00:05 WIB
WowKeren - Vaksinasi COVID-19 kini telah mulai dijadikan syarat untuk berkegiatan di sejumlah tempat. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, pemerintah pusat ke depannya juga berencana mensyaratkan vaksinasi COVID-19 dalam perjalanan wisata.
Ia lantas mencontohkan pengunjung yang masuk ke DI Yogyakarta dan mengunjungi kawasan wisata Malioboro wajib untuk menunjukkan bukti vaksinasi. "Jadi orang jalan ke Malioboro, bawa kartu vaksin," tutur Luhut di Kota Yogyakarta pada Jumat (6/8).
Menurut Luhut, vaksinasi COVID-19 telah menjangkau seluruh warga di Malioboro. Oleh sebab itu, pengunjung dari luar yang hendak masuk ke Malioboro juga wajib telah menerima vaksinasi COVID-19.
"Tadi seperti (disampaikan) Pak Sultan di Malioboro semua sudah divaksin, saya kemarin lihat. Sekarang mau pelan-pelan bikin orang yang masuk Malioboro harus punya vaksin card, kartu vaksin. Masuk Malioboro pakai ini," paparnya.
Sementara itu, program vaksinasi COVID-19 ditargetkan telah rampung pada bulan September 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo sendiri disebut Luhut telah menargetkan vaksinasi pada Agustus dan September ini bisa mencapai 70 juta lebih.
"Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi bisa selesai 100 persen pada September 2021 mendatang," ungkapnya. "Jadi rata-rata sebulan itu 70 juta vaksin bisa disuntikkan, untuk daerah di Jawa-Bali rata rata per hari 2,3 juta, sampai September."
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi pun turut angkat bicara terkait rencana tersebut. Menurutnya, penggunaan kartu vaksin tersebut akan jauh lebih luas.
"Perjalanan satu kota ke kota lain kan wajib membawa kartu vaksin dan swab. Jadi ini kan tidak hanya di Malioboro otomatis orang yang masuk Kota Yogya juga menunjukkannya (kartu vaksin)," ungkap Heroe.
Terkait pengawasannya, Heroe mengungkapkan nantinya akan ada pemeriksaan di setiap pintu masuk Kota Yogyakarta. "Terutama kendaraan bus nanti akan kita atur sedemikian rupa kita periksa kelengkapan surat-surat vaksinnya itu," pungkasnya.
(wk/Bert)