Tarfin selaku Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Aceh Barat lantas menegaskan bahwa insiden bendera terbalik itu disebabkan oleh petugas yang diduga masih mengantuk dan tidak disengaja.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 18 Agustus 2021 - 12:23 WIB
WowKeren - Bendera Merah Putih sempat terpasang secara terbalik menjadi putih merah di halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Aceh Barat. Tarfin selaku Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Aceh Barat lantas menegaskan bahwa insiden bendera terbalik itu disebabkan oleh petugas yang diduga masih mengantuk dan tidak disengaja.
"Kami tegaskan bahwa insiden berkibarnya bendera Merah Putih di halaman kantor ini karena kealpaan petugas jaga malam, karena saat benderanya dipasang, diduga petugasnya masih mengantuk," tutur Tarfin dilansir Antara, Rabu (18/8).
Lebih lanjut, Tarfin mengungkapkan bahwa petugas yang kala itu berjaga malam langsung pulang ke rumah tanpa memastikan kondisi bendera yang sudah terpasang. Menurut Tarfin, bendera terbalik tersebut kemudian diduga direkam oleh warga dan tersebar melalui media sosial.
Tarfin juga menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis (12/8) pekan lalu. Bendera yang terbalik tersebut langsung diturunkan dan dikibarkan sebagaimana mestinya oleh petugas lain.
Sedangkan petugas jaga malam yang memasang bendera tersebut secara terbalik juga telah ditegur oleh Tarfin. Insiden ini disebut Tarfin telah dilaporkan ke pimpinan daerah setempat.
Tarfin pun kembali menegaskan bahwa insiden tersebut murni kealpaan petugas jaga malam yang masih mengantuk. Ia juga menjelaskan bahwa insiden ini tidak terjadi di peringatan HUT RI ke-76.
"Insiden terbaliknya bendera Merah Putih ini juga tidak terkait dengan Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun," papar Tarfin.
Sebelumnya, Ramli MS selaku Bupati Aceh Barat juga sempat mengomentari insiden bendera terbalik ini. "Kejadian tersebut memang sering terjadi atau kesalahan, mungkin kadang-kadang yang naikkan bendera itu kan mungkin lalai," tutur Ramli dilansir Aceh Standar, Selasa (17/8).
Ramli pun meminta masyarakat untuk tidak berpikiran negatif terhadap insiden tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan kelalaian pihak tertentu dan bukannya disengaja.
"Kalau memang ada pun saya atas nama pemerintah Kabupaten Aceh Barat meminta maaf kepada masyarakat, bahwa itu adalah suatu kesalahan," pungkasnya.
(wk/Bert)