Pakar Sebut Efek Pasca Taliban Kuasai Afghanistan Bisa Bangkitkan Gerakan Terorisme Di Indonesia
pixabay/ilustrasi
Nasional

Taliban saat ini telah berhasil menguasai Afghanistan pasca kaburnya Presiden Ashraf Ghani. Kemenangan ini pun menjadi sorotan dari pakar terorisme di Indonesia.

WowKeren - Polemik politik di Afghanistan hingga saat ini masih belum stabil. Bahkan kelompok milisi Taliban berhasil menguasai dan mengambil alih Afghanistan. Saat ini Taliban diketahui telah siap membentuk pemerintahan baru, pasca sang presiden, Ashraf Ghani kabur pada pekan lalu.

Kemenangan dari Taliban itu pun mendapat perhatian dari pakar di Indonesia. Pakar menyebut bahwa kemenangan Taliban itu dinilai bisa memicu efek terhadap gerakan terorisme di Indonesia. Bahkan Taliban dinilai bisa membuat JI kembali hidup dan menekan JAD.

"Iya efeknya akan bermacam-macam," terang Al Chaidar selaku pakar terorisme dari Universitas Malikussaleh, Aceh, kepada detik.com, Jumat (20/8). " Ada yang ingin hijrah ke sana, ada yang ingin melihat bendera tauhid berkibar di kedutaan Afghanistan di Jakarta, ada juga yang ingin mengikuti jejak Taliban mendapatkan futuh (kemenangan)."

Lebih lanjut, Chaidar mengatakan bahwa efeknya nanti cukup besar yakni mencapai futuh inilah yang bisa memicu gerakan terorisme di Indonesia. "Dan juga ada yang ingin mencapai futuh dengan cara terorisme, lumayan efeknya," imbuhnya.


Selain itu, Chaidar juga menerangkan bahwa kemenangan Taliban itu bisa menghidupkan kembali kelompok Jemaah Islamiyah (JI). Namun di satu sisi, kemungkinan besar, JI akan menekan kelompok Jemaah Asharut Daulah (JAD).

Chaidar mengungkapkan bahwa dalam beberapa minggu ini banyak jaringan JI yang telah ditangkap. "Tapi di satu sisi menekan JAD, membuat malu JAD," terangnya.

Sementara itu, Alto Labetubun merupakan seorang analis konflik dan keamanan yang berfokus pada isu konflik di Timur Tengah, mengatakan bahwa kemenangan Taliban itu tidak akan berpengaruh banyak terhadap gerakan terorisme di Indonesia. Akan tetapi, kemenangan itu bisa dimanfaatkan bagi kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda untuk mencari pendanaan.

"Tidak akan berpengaruh banyak," jelas Alto. "Yang bisa dieksploitasi dari kejadian ini adalah narasi kemenangan Islam melawan imperialisme barat akan dipakai oleh beberapa kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda demi pencarian dana dan dukungan di Indonesia."

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait