Pasar Kembang Surabaya Kebakaran, 70 Persen Bangunan Lantai 2 Ludes
pixabay.com/Ilustrasi/RonaldPlett
Nasional

Beruntung, tidak ada korban jiwa saat insiden ini. Pasalnya ketika kebakaran terjadi, seluruh lapak di lantai dua bangunan pasar dalam kondisi tidak beroperasi.

WowKeren - Sebuah insiden kebakaran terjadi di Pasar Kembang Surabaya pada Minggu (22/8) siang. Sumber api diduga berasal dari lantai dua pasar, sebagaimana dituturkan oleh salah seorang pendengar Radio Suara Surabaya.

"Yang terbakar itu di lantai 2," kata Wahyu melansir Suara Surabaya. Tapi di lantai 2 banyak yang tutup. Lantai 1 di sebelah selatan juga tutup."

Jalanan di sekitar pasar juga turut terimbas akibat kebakaran ini. Pengendara kendaraan di Jalan Diponegoro yang mengarah ke Pasar Kembang harus mengalami macet sedangkan pengguna jalan dari Jalan Arjuno harus berputar balik ke Kedungdoro. Asap yang mengepul juga turut mengganggu jarak pandang sehingga arah sebaliknya terpaksa disetop.

Si Jago merah telah melalap setidaknya 70 persen bangunan lantai dua pasar. Beruntung, api berhasil dipadamkan. Sebanyak 23 unit kendaraan pemadam plus enam mobil tangki air dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) dikerahkan ke TKP.


Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hal itu sebagaimana dipastikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Dedik Irianto. Pasalnya, saat kebakaran terjadi, seluruh lapak di lantai dua bangunan pasar dalam kondisi tidak beroperasi. Pada umumnya, lantai dua baru ramai orang di atas jam 12 malam. "Khususnya untuk pedagang jajanan tradisional," ujarnya menjelaskan.

Lebih jauh, ia membeberkan bahwa untuk saat ini masih belum diketahui secara pasti dari titik mana api berasal. "Sampai sekarang belum diketahui sumber kebakaran dari mana," ujarnya.

Dedik sebelumnya menuturkan jika sumber api berasal dari salah satu lapak di lantai 2 bagian tengah. Ketika petugas datang ke lokasi, api sudah menjalar sangat besar. Ia pun mengakui jika penanganan kebakaran cukup lambat. Bukan tanpa alasan, laporan yang masuk juga relatif telat.

"Kebakaran itu cepat membesar dikarenakan angin yang berembus saat kejadian juga cukup kencang," jelasnya lagi. "Selain itu, material yang ada di lapak-lapak di lantai dua pasar ini juga berpengaruh menjadikan api mudah merambat."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts