Klip terbaru yang dirilis hari ini, Jumat (3/9) menunjukkan kesan misterius dan menampilkan Lisa yang menyuguhkan penampilan baru dengan rambut panjang hitam dan outfit warna senada.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Jumat, 03 September 2021 - 11:47 WIB
WowKeren - Debut solo Lisa BLACKPINK (Black Pink) yang telah lama dinantikan penggemar kini sudah di depan mata. YG Entertainment pun merilis teaser klip baru untuk album single penyanyi kelahiran 1997 tersebut yang berjudul "LALISA".
Klip berjudul "LISA - FIRST SINGLE ALBUM LALISA VISUAL TEASER #3" yang dirilis hari ini, Jumat (3/9) menunjukkan kesan misterius dan menampilkan Lisa yang menyuguhkan penampilan baru dengan rambut panjang hitam. Ia tampak berayun dengan rantai besi dan mengenakan pakaian hitam.
Sebelumnya, YG Entertainnment merilis teaser poster yang menampilkan sosok Lisa yang cantik dan elegan dengan rambut panjang lurus dan dibiarkan tergerai. Perilisan teaser poster ini sekaligus mengumumkan digelarnya siaran live pada 10 September pukul 12 siang KST, satu jam sebelum perilisan single "LALISA" pada pukul 1 siang KST.
YG Entertainnment juga telah merilis klip berjudul "LISA - FIRST SINGLE ALBUM LALISA VISUAL TEASER #1" yang berdurasi 26 detik dan menampilkan sosok cantik Lisa dalam sebuah set dengan pencahayaan remang-remang. Di belakangnya, tampak efek seperti sambaran petir.
Dalam berita lainnya, Lisa telah meraih penjualan pre-order album fisik single "LALISA" sebanyak lebih dari 700 ribu copy. Jumlah pre-order yang fantastis ini diungkap agensinya, YG Entertainment pada Selasa (31/8).
Angka pre-order 700 ribu copy untuk album single "LALISA" ini diraih Lisa hanya dalam 4 hari sejak pre-order mulai dibuka pada 26 Agustus lalu. Dengan ini, Lisa telah menjadi solois K-pop wanita dengan penjualan terbanyak selama periode pre-order pertama.
Jumlahnya diperkirakan akan bertambah karena masih ada 10 hari lagi sebelum perilisannya pada 10 September. Dilaporkan bahwa pre-order datang tidak hanya dari Korea Selatan, tapi juga dari berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Eropa, dan Asia Tenggara.
(wk/dewi)