Ada Situs PeduliLindungi Palsu Curi Data Pribadi, Kominfo Sigap Blokir dan Beri Saran Begini
Nasional

Kominfo menegaskan situs palsu yang bisa 'memanen' data pribadi pengaksesnya tersebut telah diblokir. Kominfo pun menyampaikan sejumlah saran untuk menghindari penipuan situs seperti ini.

WowKeren - Indonesia kini sangat bergantung pada aplikasi PeduliLindungi untuk digitalisasi pengendalian wabah COVID-19. Sebut saja mengakses moda transportasi umum hingga memasuki pusat perbelanjaan, semua harus menggunakan PeduliLindungi.

Tingginya penggunaan aplikasi ini sayangnya diikuti dengan aksi nakal sejumlah oknum. Termasuk dengan membuat situs PeduliLindungi palsu yang beruntungnya kini sudah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Juru Bicara Kemenkominfo, Dedy Permadi, membenarkan perihal situs palsu dengan nama dan tampilan serupa PeduliLindungi. Situs ini merupakan situs jahat dengan tujuan farming, alias memanen data pribadi para pengaksesnya.

"Ditemukan situs 'farming' nama dan tampilannya persis PeduliLindungi. Tapi ini situs palsu," terang Dedy kepada Detik Inet, Kamis (9/9).

Situs palsu ini adalah https://www.pedulilindungia.com/. "Perhatikan URL-nya pedulidingungiA.com ada huruf A nya," tegas Dedy.


"Situs ini mengumpulkan data-data pribadi kita. Jangan akses situs ini," imbuhnya.

Perkembangan terbarunya, Kemenkominfo telah melakukan pemutusan akses terhadap situs palsu tersebut. "Saat ini sedang dalam proses update sistem dari masing-masing ISP (Internet Service Provider)," sambung Dedy kepada Tekno Liputan6.com.

Kominfo pun menyampaikan sejumlah saran untuk masyarakat di tengah maraknya situs-situs palsu berbahaya seperti ini. Yang pertama adalah masyarakat hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id atau mengunduh aplikasinya di App Store atau Google Play Store.

"Kalau ada dapat sebaran soal pedulilindungi dan disuruh click link, perhatikan linknya," tegas Dedy menambahkan. Hal senada pun sempat disampaikan Menkominfo Johnny G Plate juga.

Saat ini aplikasi PeduliLindungi dipakai di hampir semua lini kehidupan bermasyarakat. Mulai dari sertifikat vaksin hingga hasil tes PCR akan terintegrasi di aplikasi tersebut yang menjadi kunci untuk mengendalikan wabah COVID-19.

Belum lama ini pemerintah bahkan membuka opsi untuk memperluas cakupan pemakaian PeduliLindungi. Pemerintah pun menjamin data para penggunanya tersimpan dengan aman, menyusul kasus dugaan kebocoran data eHAC Kementerian Kesehatan sebelumnya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait