Pesawat Rimbun Air Ditemukan Hancur, Begini Kronologi Hilangnya Di Intan Jaya Papua
Unsplash/Stefan Fluck
Nasional

Kabar pesawat jatuh kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, Pesawat Rimbun Air Cargo dilaporkan hilang kontak pada Rabu (15/9) hari ini di wilayah Intan Jaya, Papua.

WowKeren - Pesawat Rimbun Air dilaporkan hilang kontak pada Rabu (15/9) di kawasan Papua. Kini, pesawat tersebut telah berhasil ditemukan, namun kondisinya telah hancur.

Sebagai informasi, pesawat Rimbun Air sebelumnya hilang kontak usai lepas landas dari Bandara Nabire, Rabu (15/9), pukul 06.40 WIT (08.40 WIB) saat hendak menuju Bandara Bilogai Sugapa. Berdasarkan informasi dari Kompas.com, pesawat tersebut ditemukan di ketinggian 2.400 meter dengan jarak 5-6 km dari Bandara Bilogari ke arah Distrik Homeyo.

Melihat kondisi pesawat yang hancur, Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan menuturkan kemungkinan kru yang ikut terbang selamat itu kecil. Adapun kru yang ikut adalah Pilot Mirza, Copilot Fajar, dan seorang teknisi bernama Iswahyudi.

Sandi menuturkan proses evakuasi korban akan dilakukan melalui jalur darat. Namun pihaknya nantinya akan didampingi oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat untuk mengantisipasi serangan atau adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.


"Kondisi pesawatnya hancur, kecil kemungkinan selamat, kepala pesawatnya yang paling hancur," terang Sandi, Rabu (15/9). "Memang rawan (KKB), tapi InsyaAllah tidak diganggulah."

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan mengenai kronologi jatuhnya pesawat Rimbun Air Cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati menuturkan bahwa pada awalnya, pesawat take off pada pukul 06.40 WIT, dengan membawa kargo atau bahan bangunan.

"Pukul 07.30 WIT (09.30 WIB), Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan pilot sebelum hilang kontak," jelas Adita kepada Kompas.com, Rabu (15/9). Adita menuturkan hingga kini belum ada komunikasi dengan Pesawat Rimbun Air PK-OTW.

Di sisi lain, Kantor Otoritas Bandara Wilayah X Merauke pun telah melakukan koordinasi dengan Tim Aparat Keamanan dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) untuk mencari sumber permasalahan mengenai hilangnya kontak pesawat tersebut. Nantinya, pihaknya kan melaporkan mengenai perkembangan lebih lanjut.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts