Polisi Ungkap Irjen Napoleon Pukul dan Lumuri Wajah Muhammad Kece Dengan Kotoran Manusia
YouTube/MuhammadKece
Nasional

Terduga pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan sesama tahanan di Bareskrim Polri. Tak hanya memukul, Napoleon disebut turut melumuri wajah Kece dengan kotoran manusia.

WowKeren - Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Muhammad Kosman alias Muhammad Kece, diduga mengalami penganiayaan di Rutan Bareskrim Polri. Terduga pelaku penganiayaan Muhammad Kece adalah Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan sesama tahanan di Bareskrim Polri.

Tak hanya menganiaya, Napoleon disebut turut melumuri wajah Kece dengan kotoran manusia. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan bahwa Napoleon diketahui melumuri kotoran manusia ke wajah Kece usai polisi memeriksa tahanan lain di Rutan Bareskrim Polri.

"Ada beberapa saksi yang menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban kotoran manusia yang sudah dipersiapkan oleh pelaku," ungkap Andi, Minggu (19/9).

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah tahanan yang menjadi saksi kejadian tersebut. Polisia juga akan meminta keterangan dari Napoleon terkait kasus dugaan penganiayaan Kece ini.


"Pasti akan dimintai keterangan. Setelah semua saksi terkait peristiwa sudah diperiksa. Penanganan sudah penyidikan. Masih ada beberapa saksi yang akan diperiksa sebelum penyidik menetapkan status NB sebagai tersangka," paparnya.

Di sisi lain, Napoleon sendiri telah membuat surat terbuka terkait dugaan penganiayaan Kece ini. Surat terbuka itu dibagikan oleh kuasa hukum Napoleon, Haposan Batubara.

Dalam surat terbuka tersebut, Napoleon menyatakan bahwa perbuatan Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Napoleon yang tersangkut kasus suap Djoko Tjandra tersebut menyayangkan konten Kece yang diduga menistakan agama Islam dan belum dihapus oleh pemerintah.

"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya," tulis Napoleon. "Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts