BNPB bakal membagikan hingga seribu masker setiap harinya demi mencegah penyebaran COVID-19 selama pelaksanaan PON XX Papua. Agenda ini akan dibuka per 2 Oktober 2021 mendatang.
- Elvariza Opita
- Senin, 27 September 2021 - 18:19 WIB
WowKeren - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan dibuka pada 2 Oktober 2021 mendatang. Dan jelang pelaksanaannya, kekhawatiran publik akan timbulnya ledakan kasus COVID-19 di pelaksanaan PON XX Papua terus disuarakan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun memahami keresahan tersebut dan siap memberi solusi. Yakni dengan membagikan sampai seribu masker setiap harinya demi di beberapa venue PON XX Papua.
"Sebanyak 1.000 masker setiap harinya akan dibagikan dalam kegiatan ini," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam siaran persnya, Minggu (26/9). "Dengan tujuan untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan."
Nantinya BNPB akan mendirikan gerai masker di beberapa venue PON, di mana saat ini sudah terdapat 6 gerai yang direncanakan. Keenamnya berlokasi di Lapangan Mandala, GOR Cenderawasih, Lapangan Universitas Cenderawasih, Jembatan Youtefa, GOR Politeknik Penerbangan, dan GOR Waringin.
Lebih detail diterangkan, nantinya masker ini akan dibagikan baik kepada staf, panitia, hingga masyarakat umum. Pembagiannya pun akan melibatkan sampai 125 relawan protokol kesehatan.
"Para relawan prokes membagikan masker kepada para masyarakat, staf kontingen, panitia, dan para penonton yang hadir dalam gelaran PON XX di Papua," sambung Muhari. Dan pembagian masker ini rupanya sudah mulai dilaksanakan sejak Sabtu (25/9) kemarin.
Aksi pembagian masker ini akan dilanjutkan sampai perhelatan PON XX Papua dilaksanakan bulan Oktober 2021 mendatang. Rencananya pula gerai masker yang dihadirkan di setiap venue akan lebih banyak lagi.
BNPB juga akan menggencarkan gerakan mobil masker yang ditujukan untuk warga yang beraktivitas. Otoritas juga akan terus mengimbau agar masyarakat menghindari kerumunan demi mencegah terjadinya penularan virus Corona setelah pertandingan digelar.
"Hal tersebut dimaksudkan agar penerapan disiplin protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terus dilaksanakan masyarakat," pungkas Muhari. Tentu saja hasil akhirnya adalah supaya tidak ada ledakan kasus COVID-19 di tengah pelaksanaan PON XX Papua.
(wk/elva)