Pesawat Citilink Mendarat Darurat Di Palembang, Apa Yang Terjadi?
AFP
Nasional

Pesawat Citilink bernomor QQ 944 dengan tujuan Jakarta-Batam secara mendadak melakukan pendaratan darurat di Palembang. Bagaimana bisa terjadi? Begini penjelasan lengkapnya.

WowKeren - Pada Senin (27/9) sore, Pesawat Citilink bernomor QQ 944 yang hendak menuju Batam dari Jakarta diketahui mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Adapun alasan dilakukannya pendaratan itu lantaran dipicu dugaan tuas pintu darurat dibuka oleh seorang anak berusia sekitar 6 tahun yang duduk di kursi penumpang membelakangi pintu darurat saat pesawat mengudara.

Meski demikian, pihak Citilink sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden pendaratan darurat di Palembang itu. Pihaknya masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pendaratan darurat itu.

"Sebentar ya, kita sedang lakukan crosscheck dan investigasi atas kejadian tersebut, mohon menunggu statement resmi dari kita ya," terang VP Corsec Citilink, Diah kepada Tribun Sumsel.com."

Sementara Tommy A Adinagoro selaku Executive General Manager KRAT enggan untuk memberikan komentar terkait insiden pesawat Citilink bernomor QQ 944 melakukan pendaratan darurat di Palembang. Saat disinggung mengenai penyebab yang diduga lantaran anak membuka pintu pesawat, ia pun juga enggan berkomentar.


Tommy hanya menegaskan bahwa pesawat terpaksa mendarat darurat karena lampu indikasi bahaya menyala dan saat diperiksa tidak ada apa-apa. "Hanya lampu indikasi peringatan bahaya saja menyala dan setelah dicek bersama oleh tim teknik kini pesawat sudah meneruskan perjalanan ke Batam," tegas Tommy kepada Tribunnews.com, Senin (27/9).

Salah satu penumpang pesawat Citilink dengan tujuan Jakarta-Batam tersebut adalah merupakan seorang Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk. Ia mengaku akan kembali pulang ke Batam usai menghadiri pertemuan di Jakarta.

Jadi menceritakan saat pesawat yang ditumpanginya itu melakukan pendaratan darurat di Palembang. Ia menyebut bahwa hal itu terjadi lantaran ada seorang anak yang sempat tanpa sengaja membuka pintu darurat pesawat.

"Saya duduk di kursi nomor 2C, ketika itu baru sekitar satu jam pesawat take off, dan saya tertidur, kemudian saya dikejutkan karena pramugari pada berlarian ke arah pintu emergency," jelas Jadi.

Menurut Jadi, pramugari yang berlarian itu ternyata tengah berusaha untuk menutup kembali cover tuas pintu darurat yang saat itu dalam kondisi hampir terbuka. Ia menerangkan bahwa saat kejadian, banyak penumpang yang tertidur dan pramugari tidak memberitahu hal tersebut, sehingga tidak ada kepanikan di dalam pesawat.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts