Kisah Haru Sukardi: 25 Tahun Mengabdi Sebagai Honorer Hingga Akhirnya Lulus PPPK Guru 2021
Unsplash/Tra Nguyen
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim membagikan kisah seorang guru honorer bernama Sukardi Malik di akun Instagram resminya.

WowKeren - Seorang guru honorer bernama Sukardi Malik yang telah mengabdi selama 25 tahun dinyatakan lulus seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2021. Kisah hidup Sukardi membuat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim tersentuh.

Nadiem membagikan kisah Sukardi di akun Instagram resminya. Menurut Nadiem, Sukardi pernah mendapat pekerjaan di perkebunan dengan gaji Rp 8 juta per bulan namun memilih untuk keluar dan kembali mengajar sebagai guru.

"Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa," tulis Nadiem dalam unggahan pada Jumat (8/10).

Sang Menteri rupanya sempat menginap di rumah Sukardi kala berkunjung ke Lombok Tengah. Nadiem memberikan ucapan selamat untuk Sukardi yang akhirnya telah berhasil menjadi ASN PPPK Guru.


"Setelah 25 tahun berjuang, Bapak beserta 173.328 guru honorer lainnya hari ini berhasil lolos seleksi menjadi ASN P3K. Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak," lanjut Nadiem. "Hari ini murid-murid Pak Sukardi pasti merasa bangga."

Selama berkarier sebagai guru, Sukardi rupanya memiliki berbagai kisah unik yang melibatkan murid-muridnya. Pernah suatu hari Sukardi diberhentikan polisi karena helmnya rusak. Rupanya, polisi tersebut merupakan mantan murid Sukardi.

"Bukannya ditilang, polisi tersebut malah memberikan Pak Sukardi uang untuk membeli helm baru. Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak tumbuhkan dalam murid Bapak," ungkap Nadiem.

Cerita lain yang membuat Nadiem terharu adalah kala Sukardi bertemu dengan mantan muridnya yang telah menjabat sebagai seorang kepala sekolah. Sukardi mengaku dirinya saat itu merasa bangga sekaligus malu.

"Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh di bawah UMR," papar Nadiem.

Namun kini, Sukardi bisa mendapatkan nafkah yang lebih layak usai lulus seleksi kompetensi PPPK Guru tahun ini.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts