Penanganan COVID-19 Di PON XX Dipastikan Sesuai Prosedur, Kepala BNPB Beri Contoh Patuh Prokes
kemenpora.go.id
Nasional
PON XX Papua 2021

Belakangan ini, muncul kasus COVID-19 di tengah pelaksanaan PON XX Papua. Hal ini lantas memicu reaksi dari pemerintah untuk segera menanganinya agar tidak semakin menyebar luas.

WowKeren - Kasus COVID-19 saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua kembali bertambah. Kini total kasusnya mencapai 57 kasus per Jumat (8/10).

Menanggapi kasus COVID-19 di PON XX yang kembali bertambah, pemerintah memastikan bahwa penanganan terhadap atlet, official, ataupun panitia penyelenggara (Panpel) yang terkonfirmasi positif dilakukan dengan baik dan sesuai prosedur. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

Johnny menuturkan bahwa pihak yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu dipastikan pasien tidak bergejala, telah menerima vaksin lengkap, serta kini para atlet dan ofisial tengah menjalani karantina terpusat. "Semua yang terlacak positif COVID-19 adalah orang tanpa gejala (OTG)," terang Johnny kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/10).

Lebih lanjut, Johnny menuturkan bahwa Satgas COVID-19 telah melaksanakan 3T yakni tracing, testing, treatment dengan baik. Dengan temuan COVID-19 ini disebut menunjukkan bahwa 3T yang dilakukan dalam PON XX Papua ini telah berjalan secara baik dan ketat.


Selain itu, Johnny menekankan bahwa dengan adanya temuan kasus COVID-19 saat PON XX digelar ini tidak mempengaruhi pelaksanaan perhelatan olahraga nasional tersebut. Menurutnya, aktivitas pertandingan akan tetap berjalan sesuai jadwal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Johnny menerangkan bahwa pengawasan terus dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Satgas COVID-19, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam perhelatan olahraga nasional ini, pemerintah menerapkan sistem bubble, menjalankan tes COVID-19 secara reguler, serta memastikan yang hadir di venue telah divaksinasi penuh.

Sementara itu, Kepala BNPB Ganip Warsito memberikan contoh terhadap kepatuhan penerapan prokes saat hendak memasuki venue PON XX Papua. Hal ini terlihat saat Ganip meninjau laga final cabang olahraga Anggar di Archelaus Sai, Kabupaten Merauke, beberapa waktu lalu.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 itu menuturkan bahwa penerapan prokes wajib dilakukan setiap individu saat mengikuti pertandingan PON XX Papua. Saat melangkah memasuki gedung pertandingan, Ganip menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu dan mengukur suhu tubuh. Selain itu, Ganip juga selalu mengenakan masker saat mengikuti pertandingan final.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts