Menurut mantan Wakil Ketua DPD Partai Ummat Kota Depok, Bardi Setiawan, puluhan kader memilih mundur karena kecewa terhadap pengurus daerah dan juga terhadap pengurus pusat dalam pengelolaan partai.
- Bertilia Puteri
- Senin, 11 Oktober 2021 - 12:01 WIB
WowKeren - Puluhan kader Partai Ummat besutan Amien Rais dilaporkan mengundurkan diri secara massal dari pengurus tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hingga kecamatan. Pengunduran diri massal itu terjadi pasca dua petinggi Partai Ummat, yakni Agung Mozin dan Neno Warisman, hengkang dari partai tersebut.
Menurut mantan Wakil Ketua DPD Partai Ummat Kota Depok, Bardi Setiawan, puluhan kader memilih mundur karena kecewa terhadap pengurus daerah dan juga terhadap pengurus pusat dalam pengelolaan partai. Menurut Bardi, Partai Ummat kini bak mulai kehilangan magnet.
"Marwah partai yang digawangi bapak Amien Rais ini sudah mulai kehilangan magnet," ujar Bardi dilansir Viva, Minggu (10/10).
Lantas, bagaimana tanggapan Amien Rais selaku Ketua Majelis Syuro Partai Ummat terhadap pengunduran diri massal ini? Amien rupanya tak kaget dengan pengunduran diri para kader Partai Ummat.
"Jadi, saya dalam jam terbang pengalaman berpolitik ini, memang sesuatu yang biasa," tutur Amien dalam video di kanal YouTube Karni Ilyas Club, dikutip Senin (11/10).
Amien sendiri tidak memberikan jawaban gamblang terkait alasan banyaknya kader Partai Ummat yang mengundurkan diri. Namun ia mengaku sudah mengenal anatomi para mantan kader yang mengundurkan diri dari Partai Ummat tersebut.
"Saya tahu anatominya sekarang ini. Jadi memang kalau kasus Neno lain lagi, kalau Agung Mozin kita sudah memotret ya sudah," paparnya.
Di sisi lain, Amien justru bicara tentang dirinya yang dikeroyok anak buah hingga keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Amien, dirinya dikeroyok karena tidak mendukung Presiden Joko Widodo.
"Tapi saya garis bawahi mengapa saya dikeroyok oleh anak buah saya itu, yang karena pernah menjadi Menko, menjadi Menteri ini Menteri itu, semuanya itu. Itu karena saya dianggap pengganggu. 'Mengapa sih enggak mendukung Pak Jokowi. Pak Jokowi yang bisa memberikan cash and carry, jadi udahlah Pak Amien kita keroyok saja agar keluar'. Ya saya keluar betul," ungkapnya.
(wk/Bert)