Bukan Akhir Tahun 2021, Satgas COVID-19 IDI Prediksi Gelombang Ketiga Terjadi Februari-Maret 2022
AFP
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut Ketua Satgas COVID-19 IDI Prof Zubairi Djoerban, ada beberapa ahli yang menilai gelombang ketiga akan terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2021.

WowKeren - Ketua Satgas COVID-19 IDI Prof Zubairi Djoerban turut angkat bicara mengenai potensi gelombang ketiga penularan virus corona di Indonesia. Sejumlah pakar sebelumnya telah memprediksi Indonesia akan menghadapi gelombang ketiga pada akhir tahun 2021.

"Apakah gelombang ketiga itu mungkin terjadi? Tentu kita berharap jangan sampai terjadi, namun kenyataannya dari data sekarang ini kondisi itu (gelombang ketiga) amat mungkin terjadi," jelas Zubairi dalam tayangan di kanal YouTube-nya, dikutip pada Selasa (19/10).

Yang kini masih menjadi perdebatan, tutur Zubairi, adalah kapan gelombang ketiga COVID-19 akan terjadi di Indonesia. Zubairi lantas menjelaskan bahwa situasi pandemi COVID-19 di Indonesia kini telah baik.

"Iya, benar bagus sekali. Sekarang ini positivity rate-nya turun di bawah 3 persen rata-rata Indonesia. Rendah banget," paparnya. "Jakarta lebih rendah lagi, kurang dari 1 persen. Jadi risiko penularan sudah amat rendah."


Meski situasi pandemi Tanah Air telah membaik, negara-negara tetangga Indonesia seperti Singapura tengah mengalami lonjakan kasus COVID-19. Ditambah lagi dengan varian baru yang terus bermunculan, dan juga pembukaan sekolah yang menyebabkan penularan COVID-19.

Menurut Zubairi, ada tiga hal yang mempengaruhi kapan gelombang ketiga akan terjadi. Yang pertama adalah perilaku masyarakat, pakah mau terus memakai protokol kesehatan yang baik.

"Yang kedua, tentu pemangku kebijakan juga harus konsisten, jangan cepat-cepat mencabut peraturan PPKM-nya. Harus hati-hati," jelasnya. :Dan yang ketiga adalah perilaku virusnya. Virusnya kan sekarang cepat, hampir selalu mutasi terus dan muncul satu dua mutasi yang mungkin berbahaya di kemudian hari."

Menurut Zubairi, ada beberapa ahli yang menilai gelombang ketiga akan terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2021. Namun beberapa ahli lainnya menilai gelombang ketiga akan terjadi pada awal Januari 2022.

"Kalau saya sendiri, sambil harap-harap cemas, itu (gelombang ketiga) mungkin masih bulan Februari atau Maret (2022)," pungkasnya. "Tentu harapan doanya yang paling baik adalah tentu tidak timbul gelombang ketiga, namun sudah waktunya endemi. Semoga tahun depan sudah bukan gelombang ketiga tetapi endemi."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts