Angka kasus DBD di Kabupaten Ciamis belakangan ini mengalami kenaikan. Dengan kasus yang terus bertambah, Bupati Ciamis pun minta warganya untuk waspada dan selalu menjaga kebersihan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 09 November 2021 - 14:08 WIB
WowKeren - Kasus Demam Berdarah Dengue atau biasa disebut dengan DBD kini kembali marak di Kabupaten Ciamis. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya bahkan meyebut dan mewaspadai kasus DBD ini lantaran lebih gawat dari COVID-19.
"DBD ini sebetulnya lebih gawat, lebih ganas daripada COVID-19," ungkap Herdiat dalam keterangannya, Selasa (9/11). "DBD ini, kalau tidak diantisipasi dan dicegah, banyak yang meninggal karena DBD, kelasnya lebih tinggi, ganas daripada COVID-19."
Lebih lanjut, Herdiat pun mengatakan bahwa pada bulan November ini, ada pertambahan atau peningkatan kasus, termasuk di antaranya adalah cucunya yang juga terkena DBD. Maka dari itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk rajin bersih-bersih, membersihkan genangan air dan pemberantasan sarang nyamuk.
Menurut Herdiat, nyamuk DBD suka menempati genangan air yang bersih. "Jadi kami imbau masyarakat bersih-bersih di lingkungan rumah dan halaman sekitar," imbuhnya.
Selain itu, Herdiat menyampaikan bahwa warga juga harus waspada, terlebih di saat musim hujan disertai angin kencang seperti saat ini. Hal ini memicu kejadian bencana alam seperti banjir dan longsor.
"Ketika musim hujan disertai angin ini tidak sedikit bencana banjir, longsor dan rumah ambruk saat curah hujan tinggi," jelas Herdiat. "Jadi kita harus meningkatkan kewaspadaan."
Artinya bahwa, selain menghadapi dan waspada terhadap penularan COVID-19, warga Ciamis juga diimbau untuk menjaga kebersihan agar tidak terserang DBD. Di sisi lain, juga tetap berhati-hati dengan potensi bencana alam yang terjadi saat musim hujan.
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Ciamis, hingga akhir Oktober 2021, diketahui tercatat 203 penderita DBD dan 1 orang meninggal akibat serangan nyamuk mematikan itu. Berdasarkan data tersebut, menunjukkan adanya kenaikan kasus DBD pada September dan Oktober.
Sedangkan pada bulan Agustus, kata Kabid P2P Dinkes Ciamis Harun Al Rasyid hanya ada 14 kasus baru DBD. Namun pada bulan September melonjak hingga 39 kasus baru. Seiring dengan intensitas hujan yang tinggi, kasus DBD pun bertambah 50 kasus baru pada Oktober, dan di bulan November bertambah 23 kasus baru.
(wk/tiar)