KD 'Haters' Buat Aduan ke KPAI, Anak Alami Trauma Usai Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumahnya
Instagram/mom_ayting92_
Selebriti
Ayu Ting Ting vs Haters

Pihak KD kembali melawan Ayu Ting Ting dengan membuat aduan pada KPAI. Pihak KD mengadukan kedua orangtua Ayu Ting Ting yang memicu trauma pada sang anak usai mendatangi rumah mereka.

WowKeren - Polemik antara Ayu Ting Ting dengan haters bernama Kartika Damayanti atau KD masih terus bergulir. Bahkan kini Ayu Ting Ting dan pihak KD malah saling lapor. Terbaru, pihak KD mengadukan orangtua Ayu Ting Ting ke KPAI.

Orangtua Ayu Ting Ting, Abdul Rojak dan Umi Kalsum diadukan terkait kedatangan mereka ke rumah Kartika Damayanti beberapa bulan lalu yang mengakibatkan anaknya trauma. Aduan itu diwakili oleh pengacara Kartika Damayanti, Pitra Romadoni Nasution. Aduan resmi diterima oleh KPAI dengan nomor 432/KPAI/PGDN/11/2021.

"Hari ini kami dari Kongres Pemuda Indonesia menerima kuasa dari Bu Suwarning selaku orang tua dari Kartika Damayanti buat laporan pengaduan di KPAI terkait dengan kondisi anak dari ibu KD," ujar Pitra Romadoni Nasution, saat ditemui di kantor KPAI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/11).

Putra Kartika Damayanti disebut mengalami trauma usai kedatangan Abdul Rojak dan Umi Kalsum ke rumahnya di Bojonegoro, Jawa Timur. Pasalnya ada kalimat tak pantas yang dilontarkan oleh orangtua Ayu Ting Ting.


"Di mana terlapor ini AR dan UK datang pada Juli 2021 ke Bojonegoro. Kita proses ini karena adik Rendy (anak KD) mengalami sakit dan trauma terhadap permasalahan yang kemarin di Bojonegoro. Maka dari itu hari ini kami resmi melaporkan dan kami sudah dimintai keterangan dari KPAI," jelas Pitra.

Bahkan Rendy disebut sampai jatuh sakit hingga beberapa hari usai kedatangan Abdul Rojak dan Umi Kalsum. Ia juga takut ke luar rumah karena malu dengan teman-temannya.

"Rendy pertama mengalami sakit selama empat hari berturut dan itu sudah dibawa ke dokter. Terus selama dua minggu sejak itu dia takut ke luar rumah, dia mengurung diri. Karena apa? Karena dia malu. Apalagi ke teman-temannya, sehingga dia mengurung diri di rumah dan nggak mau ke luar. Karena memang untuk menjaga psikis anak ini kami membuat aduan," tuturnya.

"Kita berharap tidak terulang lagi masalah ini dan diberi pelajaran kepada yang bersangkutan. Karena antara anak dan masalah yang dialami ATT ini tidak ada kaitannya dengan anak. Di mana, Rendy ini tidak mengetahui apa yang terjadi antara ibunya dengan ATT. Orang yang tidak ada kaitannya dilabrak seperti itu, itu membuat hal yang merusak psikis anak ini," tandasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts