Viral Video 'Unboxing' Ducati Peserta WSBK Mandalika, MGPA dan Terduga Pelaku Beri Klarifikasi
Nasional

Beredar klarifikasi terduga oknum yang membongkar kargo Ducati peserta WSBK Mandalika. Di sisi lain, MGPA mendorong kasus 'unboxing' tak lagi diperpanjang karena semua telah selesai.

WowKeren - Indonesia dihebohkan dengan viral video diduga staf lokal World Superbike (WSBK) Mandalika yang membongkar kargo Ducati. Bahkan pihak Ducati sampai marah atas insiden ini, memicu permintaan maaf mendalam baik dari SBK maupun Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Kekinian Head Operational and Sporting MGPA Dylan Dilato menyebut bahwa Ducati sudah memaafkan insiden tersebut. "Kasus sudah selesai, jangan diperpanjang lagi. Ducati juga sudah memaafkan," kata Dylan kepada Republika.

"Yang melakukan pembongkaran adalah oknum. Itu karena ketidaktahuan dan ketidakmengertiannya. Oknum itu tidak tahu kalau itu tidak boleh difoto dan dipublikasikan," imbuh Dylan.

Dylan memastikan pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf. "Kasus ini sudah selesai. Ini jadi pembelajaran, ke depannya tidak akan terulang lagi," tegas Dylan.

Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah pun menyampaikan permohonan maaf serupa, bahkan menawarkan untuk berbicara dengan pihak Ducati untuk menjelaskan situasi yang terjadi. "Kami meminta maaf kepada pecinta balap motor Tanah Air dan internasional atas insiden yang terjadi," ujar Ricky dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Antara.


"Sebagai tindak lanjut, kami memastikan adanya pembatasan jumlah orang yang diizinkan masuk dan keluar 'pit lane' selama proses pemeriksaan," lanjut Ricky. Ricky pun memastikan proses pembongkaran dan pemeriksaan kargo diselenggarakan sesuai SOP yang berlaku, termasuk dengan melibatkan bea cukai, Freight Forwarder, serta didampingi pihak Dorna Sport.

Sementara itu, beredar pula pernyataan yang diduga klarifikasi dari oknum yang sudah menggegerkan jagat maya dengan video "unboxing" Ducati tersebut. Akun YouTube pengunggah video yang menurut Detik Sport terindikasi berdomisili di Lombok, NTB tersebut telah menyampaikan permintaan maaf serta klarifikasi.

"Klarifikasi motor di-unboxing oleh pihak bea cukai untuk mengecek kelengkapan dokumen. Saat pengambilan gambar, motor sudah dalam kondisi terbuka," tulis pemilik akun YouTube tersebut dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial.

"Tapi saya paham ini dunia netizen. Berita pertama pasti dikira fakta," imbuh pemilik akun tersebut. "Tapi saya salah telah memvideokan proses pengecekan jadi saya minta maaf sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia yang telah membuat kalian malu."

Bahkan pemilik akun tampak menyalahkan dirinya sendiri atas insiden ini, meski video terkait sudah ia ubah ke mode privat. "Saya memang tidak tau sama sekali ini tidak boleh dipublikasikan. Video langsung saya privasikan beberapa jam setelah diuplod," ujarnya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait