Begini Kata Ganjar Pranowo Soal 'Diperebutkan' Golkar dan PKB Untuk Pilpres 2024
jatengprov.go.id
Nasional

Sang Gubernur Jawa Tengah belakangan dilirik oleh 2 partai besar Tanah Air, yakni Golkar dan PKB, untuk maju di Pemilihan Presiden 2024. Lalu apa kata Ganjar Pranowo soal tawaran ini?

WowKeren - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu politikus Tanah Air yang kerap dijagokan menjadi calon presiden. Tingginya elektabilitas Ganjar ini rupanya sangat disoroti partai-partai politik lain, termasuk Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Diketahui Partai Golkar sempat terang-terangan mengincar Ganjar untuk mendampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Pemilihan Presiden 2024. Lantas apa kata Ganjar terkait tawaran tersebut?

"Saya anggota di PDI Perjuangan!" tegas Ganjar lewat pesan singkat, Rabu (17/11). Namun demikian, Ganjar tidak menjawab terkait apakah pihaknya akan menerima atau menolak tawaran Golkar.

Tawaran ini sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid pada Kamis (11/11) pekan lalu. Nurdin menyoroti fenomena tingginya dukungan untuk majunya Ganjar di Pilpres 2024, namun di sisi lain PDIP juga memiliki "jagoan" lain yakni Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Tidak usah khawatir, nanti kalau misalnya Ganjar tidak mendapat tempat di partainya, ada Golkar terbuka," seloroh Nurdin Halid. "Apakah di nomor satu atau nomor dua, itu soal nanti. Kan Pak Airlangga tidak mungkin maju sendiri, pasti ada wakil."


Pernyataan Nurdin Halid ini kemudian memicu Ketua DPP PKB Daniel Johan untuk ikut menawarkan posisi kepada Ganjar. "Oh sama, (Ganjar) baik sebagai kader dan sangat terbuka sebagai Cawapres," ujar Daniel, Jumat (12/11).

"Meskipun secara formal PKB belum memutuskan masalah pencapresan," imbuh Daniel. "PKB terbuka dengan siapa pun apalagi Mas Ganjar."

Yang pasti, PKB mendorong sang ketua umum Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Capres 2024. "Semua basis dan struktur partai meminta Cak Imin maju, kalau saya pribadi cocok juga Cak Imin-Ganjar," tutur Daniel.

Namun Ganjar yang diperebutkan beberapa partai politik ini ditanggapi santai oleh PDIP. "Kalau yang (bicara) bukan ketua umum, ranting-ranting maka itu hanya berisik saja, hanya test the water, hanya cek ombak saja," terang Hendrawan.

Hendrawan menilai pernyataan Nurdin Halid yang menawarkan posisi untuk Ganjar di partainya hanya untuk meramaikan jagad politik Tanah Air. Di sisi lain, hingga kini PDIP belum memutuskan siapa yang akan dicalonkan menjadi presiden.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait