PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 6 Desember, Level 3 dan 4 Nol Provinsi
Instagram/dalops_dishubdkijakarta
Nasional
PPKM Darurat

PPKM masih menjadi salah satu upaya yang dinilai efektif oleh pemerintah dalam melawan pandemi COVID-19. Kali ini, pemerintah kembali memperpanjang PPKM Level luar Jawa-Bali.

WowKeren - Hingga saat ini, pemerintah masih terus menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berlevel. Adapun PPKM Level luar Jawa-Bali berakhir pada Senin (22/11) hari ini.

Kendati demikian, Koordinator PPKM luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa masyoritas kasus COVID-19 di wilayah pantauannya mengalami penurunan. Menurutnya, hanya ada beberapa provinsi yang mengalami kenaikan sedikit.

Berdasarkan konfirmasi pada pekan ini, kata Airlangga, beberapa provinsi naik. Di antaranya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) naik 77 kasus, Kalimantan Barat (Kalbar) 43 kasus, Riau 16 kasus, Babel 15 kasus, dan Sulawesi Tenggara 6 kasus. "Namun seluruhnya masih dalam level yang sama, 20 provinsi level 2 dan 7 provinsi level 1," ungkap Airlangga dalam keterangan pers yang disiarikan melalui kanal YouTube "Sekretariat Presiden", Senin (22/11).


Sementara mengenai provinsi luar Jawa-Bali yang berada di level 3 dan 4, kata Airlangga, tidak ada. Hal ini berdasarkan dari penilaian dengan transmisi komunitas dan kapasitas respons.

"Dari asesmen di 27 provinsi di luar Jawa-Bali, dengan transmisi komunitas dan kapasitas respons level," jelas Airlangga. "Dari 27 provinsi di level 4 adalah nol, level 3 juga nol, dan 20 provinsi di level 2, dan 7 provinsi di level 1."

Adapun 7 provinsi yang berada di PPKM Level 1 adalah Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Sulawesi Tenggara. Akan tetapi, jumlah provinsi yang berada di level 1 saat ini, menurun dari periode sebelumnya yakni 13 provinsi luar Jawa-Bali.

Di sisi lain, Airlangga juga menyoroti mengenai baru ada 2 provinsi yang vaksinasi COVID-19 telah mencapai target. Adapun provinsi tersebut adalah 70 persen penduduk Kepulauan Riau (Kepri) dan Bangka Belitung. Maka dari itu, pemerintah berharap agar seluruh provinsi di Indonesia bisa segera meningkatkan vaksinasi COVID-19, sehingga bisa mencapai target yang telah ditentukan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts