Panglima TNI Andika Perkasa Tanggapi Video Viral Cekcok yang Libatkan Ibu Arteria Dahlan
Instagram/tni_angkatan_darat
Nasional

Panglima TNI Andika Perkasa menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti video viral perseteruan antara ibu anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dengan perempuan yang mengaku sebagai anak jenderal.

WowKeren - Belakangan ini, publik digegerkan dengan sebuah video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak ibu dari anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan yang tengah terlibat dalam sebuah percekcokan dengan seorang perempuan yang mengaku sebagai anak jenderal bintang 3.

Mengetahui soal perselisihan tersebut, Panglima TNI Andika Perkasa pun mengatakan bahwa Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) telah menelusuri perseteruan yang terjadi antara ibu Arteria Dahlan dengan perempuan yang mengaku anak jenderal tersebut. Andika mengatakan bahwa Danpuspom TNI juga telah berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

"Kami telusuri pihak-pihak yang berada di video itu," papar Andika di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/11). "Komandan Pusat Polisi Militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran, tadi pagi sudah langsung koordinasi dengan Polres Bandara."

Lebih lanjut, Andika menegaskan bahwa pihaknya akan memproses hukum terhadap anggota TNI yang terkait dengan video tersebut. Akan tetapi untuk proses hukum yang bukan anggota militer, masuk ke dalam proses peradilan umum. "Memang kewenangan kami kan proses hukum terhadap anggota militer," imbuhnya.


Andika menyatakan bahwa pihaknya akan tetap menindaklanjuti kejadian viral tersebut. Meski demikian, ia belum bisa memastikan mengenai keterlibatan anggota TNI dalam keributan tersebut. Hanya saja, ia memastikan pihaknya akan memproses hukum anggota TNI sesuai dengan tindakan yang telah dilakukan.

Sebagai informasi, peristiwa cekcok yang terjadi antara ibu Arteria Dahlan dengan perempuan yang mengaku sebagai anak jenderal bintang 3 itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni melalui akun Instagramnya, @ahmadsahroni88. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Bandara Soetta, Iptu Prayogo mengungkapkan bahwa perseteruan keduanya bermula ketika mereka hendak mengambil bagasi di Terminal 2.

Prayogo menuturkan bahwa keduanya mendarat dari Denpasar, Bali, menggunakan maskapai penerbangan yang sama. Namun, ia menuturkan belum mengetahui kronologi lengkap peristiwa tersebut bisa terjadi. Sedangkan Arteria menyebut bahwa perempuan tersebut bahkan bisa mengatur sejumlah orang yang disebutnya sebagai protokoler TNI.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts