Begini Kata Wagub DKI Soal Usul 'Gunung Sampah' Bantargebang Disulap Jadi Lapangan Golf
Instagram/arizapatria
Nasional

DPRD DKI Jakarta memberi usulan agar TPST Bantargebang diubah menjadi lapangan golf. Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria lantas mengungkap kondisi TPST Bantargebang.

WowKeren - DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang diubah menjadi lapangan golf. Usulan yang cukup mengejutkan ini pun kemudian direspons oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menilainya tidak bisa diwujudkan dengan mudah.

Ariza menyoroti jumlah sampah yang menumpuk di TPST Bantargebang yang mencapai puluhan juta ton. Bila setidaknya 2 ton sampah diolah dalam sehari, maka diperlukan lebih dari 100 tahun untuk bisa menyelesaikannya.

"Jumlahnya itu diperkirakan 55 juta ton total yang ada sekarang. Kalau dengan kemampuan ITF (Intermediate Treatment Facility) di situ dibangun kurang lebih dua ribu ton per hari bisa mencapai 111 tahun baru selesai," jelas Ariza di Jakarta, Kamis (25/11).

Karena itulah saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga harus mencari solusi terbaik untuk menangani masalah sampah yang membumbung tinggi di TPST Bantargebang. Sebagai contoh sampah-sampah itu bisa dikelola menjadi energi atau pupuk untuk tumbuhan.


Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan membangun ITF di empat titik. Ariza pun menegaskan bahwa yang terpenting adalah mengelola tumpukan sampah tersebut baru akan memikirkan area TPST Bantargebang diubah menjadi apa.

"Tidak semudah itu karena menggunung sedemikian ya. Itu (sampah) harus diolah dulu, dikelola, jadi tidak semudah itu mengubah Bantargebang menjadi lapangan golf ya," tegas Ariza.

Sebelumnya ide ini disampaikan oleh Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah. Ia merekomendasikan TPST Bantargebang diubah menjadi lapangan golf yang diklaimnya sebagai usulan jangka panjang.

Sebab Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki perjanjian dengan Pemerintah Kota Bekasi, mengingat TPST Bantargebang terletak di kota tersebut. Salah satu perjanjiannya adalah Pemprov DKI Jakarta harus memastikan bahwa ketika tempat pembuangan sampah warga Ibu Kota itu ditutup tidak lantas meninggalkan gunungan sampah yang menjadi masalah lingkungan.

Daripada diratakan, Ida menilai lebih mudah untuk diubah menjadi lapangan golf. Ida menimbang mengubahnya menjadi lapangan golf lebih mudah daripada meratakan TPST Bantargebang.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts