Muncul Klaster Sekolah di Pekanbaru, Ratusan Murid Dinyatakan Positif COVID-19
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Kasus COVID-19 di lingkungan sekolah saat pelaksanaan PTM terbatas kembali ditemukan. Kali ini, klaster sekolah ditemukan di Pekanbaru, Riau, yang mencapai hingga ratusan kasus COVID-19.

WowKeren - Saat ini, sudah banyak sekolah di berbagai daerah Indonesia yang telah menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Meski demikian, dalam pelaksanaannya, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes), khususnya 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Baru-baru ini, di Pekanbaru, Riau, diketahui terjadi klaster penyebaran COVID-19 di sekolah. Ada sekitar 113 orang murid di SMP Islam Terpadu (IT) Abdurrab dinyatakan positif dan saat ini tengah menjalani isolasi.

Pada awalnya, disebutkan ada 54 siswa di SMP IT Abdurrab Pekanbaru yang terpapar COVID-19. Kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hingga ditemukan ada penambahan kasus menjadi 113 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa penambahan kasus positif COVID-19 di SMP IT Abdurrab itu diketahui setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap seluruh siswa dan guru serta petugas lainnya yang berada di asrama. Ia menerangkan bahwa siswa yang positif COVID-19 diisolasi di asrama dan dipisah dengan yang negatif.


"Jadi yang negatif diisolasi dulu selama 5 hari di asrama, setelah itu baru bisa dipulangkan," ungkap Mimi dalam keterangan, Senin (29/11). Ia menyatakan bahwa siswa yang positif COVID-19 dalam kondisi baik.

Mimi menerangkan bahwa ratusan siswa yang terpapar COVID-19 itu sudah melaksanakan vaksinasi dan merupakan pasien tanpa gejala. "Mereka diperiksa rutin, uniknya semua yang terdeteksi positif sudah divaksinasi dua kali, mudah-mudahan tidak ada yang parah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mimi kembali mengingatkan kepada semua pihak agar tetap mematuhi prokes demi mencegah penyebaran COVID-19, meski telah divaksinasi. Khususnya penggunaan masker hingga saat ini masih sangat penting dan perlu dilakukan.

Mimi lantas mengatakan bahwa adanya klaster COVID-19 tersebut membuat lonjakan kasus di Riau. Maka dari itu, semua pihak diminta untuk lebih waspada agar kasus COVID-19 di Riau bisa kembali menurun.

Mimi memaparkan bahwa saat ini kasus COVID-19 di Riau mulai naik lagi. Adapun penambahan kasus juga terjadi di Dumai dan dari luar Provinsi. "Jadi masyarakat tetap patuhi prokes," tegas Mimi.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts