Munculnya varian baru COVID-19 Omicron, tampaknya memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap Indonesia meski belum ditemukan. Salah satunya adalah terhadap gelaran turnamen IYC 2021 dan soft opening JIS
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 07 Desember 2021 - 17:09 WIB
WowKeren - Selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia, diketahui banyak kegiatan yang harus ditunda atau bahkan batal digelar. Hal ini lantaran untuk mencegah agar tidak terjadi penyebaran COVID-19.
Seperti yang diketahui, saat ini negara di dunia tengah memperhatikan varian baru COVID-19 yang ditemukan di Afrika Selatan yakni Omicron. Varian ini disebut memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Maka dari itu, sejumlah negara memutuskan untuk memperketat pintu kedatangan asing, termasuk Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menunda soft launching Jakarta International Stadium (JIS) dan International Youth Championship (IYC) 2021. Sedianya, acara ini digelar pada Sabtu (4/12) hari ini, hingga 11 Desember 2021 mendatang.
Akan tetapi, dengan terpaksa, Anies memutuskan untuk menunda gelaran acara itu lantaran mengkhawatirkan varian Omicron. Adapun pada Sabtu (4/12) hari ini, sedianya digelar turnamen babak awal yang dilangsungkan di Bali, kemudian pada 11 Desember 2021, babak semi final dan final pertandingan di JIS sekaligus melangsungkan soft opening.
Mengenai penundaan turnamen babak awal di Bali itu, Anies menuturkan bahwa pihaknya telah mengkoordinasikannya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. "Dengan melihat perkembangan Omicron di berbagai belahan duni dan dapat dengan pemerintah pusat dan Pemprov Bali, maka kami menyampaikan penangguhan IYC," tutur Anies dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Pemprov DKI, Jumat (3/12).
Lebih lanjut, Anies menuturkan bahwa dalam turnamen IYC 2021 tersebut seharusnya akan mempertandingkan tiga klub raksasa Spanyol u-19 yakni Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid dengan Indonesia All Star u-20. Pertandingan ini diketahui merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI dengan Pemprov Bali dan Pancoran Soccer Field (PSF).
"JIS adalah persembahan dari Pemprov DKI kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai simbol baru kolaborasi, inklusivitas, keberlanjutan generasi urban, dan kebangkitan ekonomi Kota Jakarta," papar Anies.
Anies memaparkan tujuan dari penyelenggaraan turnamen ini bertujuan untuk menyelamatkan ekonomi daerah yang terpuruk selama pandemi COVID-19 berlangsung di Indonesia. "Kami meminta dan berharap agar seluruh pemain dan ofisial dari klub raksasa dunia yang hadir dapat memberikan testimoni dan menjadi penyambung informasi atas keberhasilan Indonesia dalam menangani pandemi," tandas Anies.
(wk/tiar)