Seorang mahasiswi berinisial NW ditemukan meninggal dunia di dekat makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur pada Kamis (2/12) sore. Beredar dugaan bahwa NW meninggal akibat depresi.
- Elvariza Opita
- Selasa, 07 Desember 2021 - 18:49 WIB
WowKeren - Warganet sedang dihebohkan dengan kasus meninggalnya seorang mahasiswi berinisial NW. NW ditemukan meninggal di dekat makam ayahnya di Mojokerto pada Kamis (2/12) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
NW diduga nekat mengakhiri nyawanya dengan meminum racun. "Kami melakukan olah TKP dan menemukan satu botol berisi cairan dan setelah didalami tim kami juga menemukan 3 butir potasium yang ditemukan di tempat sampah rumah korban," ungkap Kapolsek Mojokerto, AKBP Apip Ginanjar, dalam sebuah siaran video, Sabtu (4/12).
Polisi menduga NW nekat menghabisi nyawanya sendiri karena mengalami depresi. Menurut polisi, perihal depresi ini telah dibenarkan pihak keluarga, yang kemudian mengaitkannya dengan kepergian ayah korban.
"Yang bersangkutan bunuh diri sesuai dengan keterangan dari ibunya," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko. "Karena yang bersangkutan ditemukan minum potasium itu yang terkait dengan dugaan yang bersangkutan alami depresi."
"Ibunya sudah memberikan keterangan yang bersangkutan sudah pernah dibawa untuk konsultasi di RS Jiwa dan sudah diberi obat juga. Namun, dari versinya beliau kalau dari pengakuan dari ibunya itu yang bersangkutan setelah ditinggal Bapaknya agak mulai iya (kambuh) depresinya ditambah lagi yang bersangkutan belum berhasil untuk kelar kuliahnya," lanjutnya.
Kendati demikian, jejak digital NW yang belakangan menjadi sorotan warganet membawa dugaan berbeda. Beredar dugaan bahwa NW mengalami depresi setelah diperkosa oleh kekasihnya yang merupakan oknum polisi berinisial R di Polres Pasuruan. Bahkan NW sempat meninggalkan pertanyaan-pertanyaan "mengerikan" di media sosialnya.
Mengenai dugaan ini, Gatot menyebut pihak Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jatim telah memeriksa oknum R yang disebutkan di media sosial. Karena itulah, saat ini pihak kepolisian belum menyimpulkan apakah oknum polisi tersebut terkait dengan kematian NW atau tidak.
"Anggota dari Polres Pasuruan sudah dibawa ke Polda untuk dimintai klarifikasi dan keterangan karena kaitan dengan yang bersangkutan meninggal dengan fakta yang belum ada. (Apakah) hanya diisukan di media sosial (bahwa NW) itu korban perkosaan," tutur Gatot. "Itu belum ada kaitannya menurut kami. Cuma kami tetap akan mendalami dari yang bersangkutan (oknum polisi R)."
Walau demikian, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutorno membenarkan bahwa oknum R mempunyai hubungan dengan NW. "Memang benar korban memiliki hubungan sebelumnya dengan R, seorang polisi di Pasuruan," kata Andaru, dikutip dari Jatim Now.
(wk/elva)