Umrah Perdana 23 Desember 2021, Biaya Ditaksir Sampai Rp28 Juta Belum Termasuk PCR?
AFP
Nasional

Perjalanan Umrah pertama kali dari Indonesia siap diberangkatkan pada 23 Desember 2021. Beredar kabar bahwa biaya Umrah akan mencapai Rp28 juta belum mencakup tes PCR dan kebutuhan karantina.

WowKeren - Pemerintah siap memberangkatkan perdana jemaah Umrah pada 23 Desember 2021. Namun bukan memberangkatkan masyarakat umum, melainkan penyelenggara atau pemilik biro perjalanan Umrah terlebih dahulu.

Tentu banyak hal yang menjadi pertanyaan jelang pemberangkatan perdana jemaah Umrah ini. Termasuk biaya yang diperkirakan akan membengkak karena protokol kesehatan COVID-19.

Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Zaki Zakaria Anshary, memperkirakan biaya perjalanan Umrah berkisar antara Rp28-30 juta per orang. Harga ini pun belum termasuk biaya karantina dan tes PCR untuk kepulangan.

"Harga referensi terbaru Umrah Rp28 juta, seperti yang disepakati Kemenag dan asosiasi," terang Zaki. Meski demikian, harga pastinya akan diinformasikan setelah Umrah perdana dilakukan.

Kendati demikian, Zaki meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan pelaksanaan Umrah selama pandemi. Sebab saat ini, baik pemerintah Arab Saudi dan Indonesia, sama-sama menerapkan protokol kesehatan yang sangat dijaga.


Seperti Arab Saudi yang masuk dalam 10 negara yang aman dikunjungi selama pandemi, Vaksinasi COVID-19 di negara tersebut juga sudah mencapai 70 persen untuk membentuk herd immunity. Sedangkan di Indonesia sendiri perkembangan wabah COVID-19 juga terus membaik.

"Tahun lalu belum ada vaksin, tes PCR juga belum terintegrasi PeduliLindungi. Kasus harian juga menurun per 13 Desember 2021, hanya 106 kasus baru," terang Zaki, dikutip pada Rabu (15/12).

Selain itu, terdapat pula regulasi untuk karantina bagi peserta Umrah. Meski demikian, Zaki berharap agar pemerintah berhasil bernegosiasi sehingga ada keringanan masa karantina untuk jemaah Umrah.

Harapan ini disampaikan dengan pertimbangan bahwa Umrah adalah perjalanan yang bisa dikontrol pemerintah. Ruang lingkup jemaah Umrah juga terbatas, yaitu hanya di masjid dan hotel saja, sehingga aktivitasnya cenderung bisa dibatasi serta tidak terlalu berbaur dengan masyarakat Arab Saudi.

Sebelumnya, Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus, M Noer Alya Fitra, membenarkan bahwa keberangkatan perdana Umrah dilakukan 23 Desember 2021. "Insya Allah kami sedang mempersiapkan keberangkatan perdana tanggal 23 Desember 2021. Yang berangkat awal adalah pengurus PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), setelah itu jemaah dapat diberangkatkan," katanya, Selasa (14/12).

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait