Kasus pemerkosaan terhadap belasan santriwati di Bandung yang dilakukan oleh HW hingga saat ini masih bergulir di meja hijau. Terbaru, kuasa hukum korban memaparkan dugaan mengejutkan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Rabu, 22 Desember 2021 - 14:27 WIB
WowKeren - Pada Selasa (21/12) kemarin, sidang lanjutan kasus pemerkosaan 13 santriwati di Bandung dengan terdakwa Herry Wirawan (HW) kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung. Dalam agenda persidangan tersebut, diketahui ada tiga orang korban yang dihadirkan sebagai saksi untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, kini muncul dugaan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus pemerkosaan tersebut. Hal ini diungkap oleh kuasa hukum para korban. Mengenai dugaan ini, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Asep N Mulyana pun memberikan respons.
Untuk saat ini, Asep menuturkan bahwa pihaknya masih fokus kepada HW. Hal ini disampaikannya melalui pesan singkat kepada detik.com, Rabu (22/12).
Saat disinggung mengenai dugaan istri dari pelaku yakni HW juga terlibat dalam kasus pemerkosaan belasan santriwati, menurut Asep, pihak penyidik Kejati Jabar hingga Jaksa di sidang akan memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa. "Nanti akan kita periksa sesuai dengan berkas perkara, tentu akan kami panggil," ungkap Asep.
Sebelumnya, Yudi Kurnia selaku kuasa hukum korban menuding ada pihak lain yang turut terlibat dalam kasus pemerkosaan yang dilakukan HW tersebut. Bahkan ia pun turut menduga ada keterlibatan sang istri pelaku.
"Kejadian ini tidak berdiri sendiri antara Herry dengan korban, korban bisa sampai ke tempat Herry ada yang menginformasikan bahwa di situ ada sekolah gratis, ini harus dilacak siapa orang ini," beber Yudi saat dihubungi detik.com, Rabu (22/12). "Jangan-jangan ada sindikat."
Tidak hanya itu, Yudi juga menyebut ada dugaan keterlibatan sang istri lantaran HW mengetahui ada santriwati yang kala itu tengah hamil saat masih berada di yayasan miliknya. Yudi menyesalkan sikap istri HW yang tidak melapor ketika mengetahui ada santriwati yang hamil.
"Setelah korban berada di sekolah Herry dan hamil, istrinya pelaku ini tahu, kenapa tidak melapor dan memberitahukan kepada orang tua atau polisi kalaupun ada yang memperkosa," papar Yudi. "Kalau istrinya tidak curiga pada suaminya, harusnya melapor karena dia sebagai penanggung jawab atau pengasuh."
(wk/tiar)