Mulai Hari Ini KAI Layani Tes PCR Cuma Rp195.000, Berlaku di Stasiun Mana Saja?
AFP
Nasional
PPKM Darurat

KAI menyediakan layanan baru untuk mempermudah pelanggan, terutama selama periode Natal dan Tahun Baru. Yakni tes RT-PCR dengan tarif Rp195.000 di 17 stasiun, seperti rincian berikut.

WowKeren - Memasuki periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, pemerintah menetapkan persyaratan baru. Termasuk anak-anak di bawah 12 tahun yang harus melampirkan hasil negatif COVID-19 tes RT-PCR dengan masa berlaku maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 112 Tahun 2021 mengatur hal tersebut, di mana persyaratan wajib PCR berlaku mulai Jumat (24/12) besok hingga 2 Januari 2022. Kewajiban itu yang kemudian membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan layanan tes PCR di stasiun dengan harga yang lebih terjangkau.

Lebih murah dari batas atas tarif yang diterapkan pemerintah, tes PCR di stasiun hanya senilai Rp195 ribu. VP Public Relations KAI Joni Martinus menyebut layanan tes PCR tersebut dihadirkan sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan di masa Nataru.

"Layanan ini hadir guna membantu masyarakat dalam melengkapi persyaratan untuk naik kereta api di masa Nataru," tutur Joni lewat keterangan tertulisnya, Kamis (23/12). "Khususnya pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun yang diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR mulai 24 Desember."

Untuk tahap awal, layanan tes PCR ini disediakan di 11 stasiun dan berlaku mulai Kamis (23/12) hari ini, lalu akan menyusul 6 stasiun lagi mulai besok. Berikut adalah daftar stasiun yang menyediakan layanan tes PCR selengkapnya:


Buka mulai 23 Desember:

  1. Gambir
  2. Pasar Senen
  3. Bandung
  4. Kiaracondong
  5. Cirebon Prujakan
  6. Jatibarang
  7. Babakan
  8. Semarang Tawang
  9. Yogyakarta
  10. Solo Balapan
  11. Surabaya Pasar Turi

Buka mulai 24 Desember:

  1. Cirebon
  2. Purwokerto
  3. Surabaya Gubeng
  4. Malang
  5. Madiun
  6. Jember

Joni memastikan stasiun yang melayani tes PCR akan ditambah secara bertahap seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, stasiun juga tetap menyediakan layanan rapid test antigen dengan tarif Rp45 ribu.

Untuk bisa mengakses layanan tes PCR ini, calon penumpang harus menunjukkan kartu identitas dan tiket atau kode booking kereta api jarak jauh (KAJJ) yang telah dibayar lunas. Hasil tes PCR akan keluar dalam kurun waktu 1x24 jam setelah pengambilan sampel, dengan hasil dikirim ke email pelanggan serta terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Calon pelanggan agar memperhitungkan waktu tes dan keberangkatannya," pungkas Joni. "Agar masa berlaku hasil tes PCR-nya masih valid."

(wk/elva)


You can share this post!


Related Posts