DPRD DKI Ungkap Sirkuit Formula E Dibangun di Pembuangan Lumpur, Jakpro Optimis 3 Bulan Selesai
AFP/David Dee Delgado
Nasional
Kontroversi Formula E

Komisi B DPRD DKI Jakarta menemukan bahwa lokasi calon sirkuit Formula E adalah tempat pembuangan lumpur proyek pengerukan. Namun Jakpro optimis semua bisa selesai sesuai jadwal.

WowKeren - Panitia telah menetapkan kawasan Ancol, Jakarta Utara sebagai lokasi sirkuit Formula E yang diselenggarakan tahun 2022 mendatang. Tak disangka, lokasi tersebut ternyata sebelumnya digunakan untuk pembuangan lumpur.

Fakta ini diungkap oleh Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, yang melakukan inspeksi mendadak ke lokasi terkait pada Rabu (29/12). Ketika tiba, Pandapotan dan rombongan sempat diarahkan agar tidak melihat sisi sirkuit dari balik tembok setinggi dua meter.

"Percuma saya ke sini kalau saya tidak lihat semuanya," tolak politikus PDI Perjuangan tersebut. Akhirnya rombongan Komisi B dan awak media diperbolehkan masuk dan ternyata disambut oleh jalanan berlumpur serta sampah yang berserakan.

Terlihat ada tumpukan ban bekas, kontainer kosong, hingga puing beton di tanah lapang berlumpur tersebut. Belum ada jalanan beraspal yang digambarkan sebagai street circuit untuk keperluan Formula E.

Pandapotan pun mengaku sangat terkejut lantaran kawasan pembuangan lumpur berbagai proyek pengerukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut malah akan dijadikan sirkuit. Tanahnya masih begitu mentah dan dinilai sulit dibangun sebagai sirkuit karena konturnya yang berasal dari tanah rawa.


"Ini kan bahan mentah, karena saya tahu ini bekas buangan lumpur. Dulu ini pembuangan lumpur dari kali dan dari pembuangan MRT, di sini buang lumpurnya," tutur Pandapotan, dikutip pada Kamis (30/12). "Rawa, rawa yang diuruk. Kan ini banjir semua."

Karena itulah Pandapotan menyangsikan sirkuit yang diperlukan bisa dibangun di daerah tersebut, lantaran tanah belum stabil serta sebelumnya juga tidak dilakukan kajian terlebih dahulu. Meski demikian, Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakpro sekaligus Managing Director Formula E Jakarta, Gunung Kartiko, optimis pembangunan sirkuit bisa selesai sesuai jadwal.

"Bisa Pak, tiga bulan selesai," tegas Gunung kepada Pandapotan. Menurutnya, tender akan dimulai pekan depan untuk menentukan kontraktor yang menggarap lahan berlumpur tersebut.

Pengerjaan sirkuit dimulai efektif akhir Januari 2022 dan pada April ditargetkan sesuai secara keseluruhan. "Mereka (Federasi Otomotif Internasional / FIA) akan datang homologasi (pemberian persetujuan) April, kemudian Mei kami harus aspal matang," imbuh Gunung.

FIA juga ikut andil menghitung tingkat keamanan sirkuit yang dibangun di atas tanah rawa tersebut. Di sisi lain, Jakpro optimis lantaran lokasi sirkuit di atas tanah rawa seperti ini bukan pertama kali terjadi.

"Ada (lokasi serupa) di lokasi di Arab. Modelnya begini, jadi (bukan) lokasi baru," terang Gunung. Ia juga menyatakan sirkuit serupa di Arab Saudi berhasil menjamin keselamatan penyelenggaraan Formula E.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts