Malam Tahun Baru 2022 diikuti dengan sejumlah penyesuaian, termasuk TransJakarta yang mengubah jam operasional dan menambah armada. Sedangkan KRL tetap beroperasi normal.
- Elvariza Opita
- Jumat, 31 Desember 2021 - 10:27 WIB
WowKeren - Malam Tahun Baru 2022 di Indonesia diimbangi dengan sejumlah pembatasan demi mengantisipasi kerumunan. Seperti dengan menerapkan pengalihan arus serta ganjil genap.
Namun demikian, sejumlah moda transportasi umum tetap beroperasi normal. Salah satunya KAI Commuter yang memastikan tidak ada perubahan jam operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek, yakni beroperasi mulai 04.00 WIB sampai 22.00 WIB.
VP Secretary KAI Commuter, Anne Purba, menegaskan bahwa kebijakan ini untuk mendukung upaya pencegahan kerumunan dan menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi. "Pada malam pergantian tahun besok (31/12), KAI Commuter akan melayani masyarakat dengan jam operasional dan jadwal KRL sebagaimana selama ini," jelas Anne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/12).
Seluruh aturan, tata tertib, serta protokol kesehatan juga berlaku sebagaimana mestinya pada Malam Tahun Baru. KRL akan tetap beroperasi dengan 1.005 perjalanan di 94 rangkaian kereta.
Anne memastikan juga tidak ada tambahan rangkaian kereta hari ini. "Sebagaimana tahun lalu, tidak ada penambahan jam operasional maupun jadwal pada malam pergantian tahun dan libur tahun baru 2022," imbuhnya menegaskan.
Sementara TransJakarta memang melakukan penyesuaian jam operasional saat Malam Tahun Baru 2022. Harapannya perubahan jam operasional ini bisa membantu mobilisasi masyarakat Ibu Kota yang ingin bepergian ke tempat wisata tanpa terkena dampak penyesuaian arus lalu lintas.
Penyesuaiannya meliputi rute BRT Koridor 1-13 yang beroperasi mulai pukul 05.00 WIB sampai 00.00 WIB. Sedangkan non-rute BRT dan Mikrotrans beroperasi pukul 05.00-20.00 WIB.
Kedua moda transportasi itu juga akan beroperasi normal pada Minggu, 2 Januari 2022 mendatang. Lalu untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pelanggan, TransJakarta juga akan menambah unit armada bus, yakni ditambah 10 persen dari jumlah yang beroperasi di hari biasa.
Sebagai informasi, kepolisian melakukan penyesuaian arus lalu lintas demi mengantisipasi kerumunan selama Malam Tahun Baru. Selain itu, Polda Metro Jaya juga memberlakukan crowd free night (CFN) di 11 kawasan di Ibu Kota.
(wk/elva)