Skenario PTM Akan Diubah Jika PPKM Jakarta Naik ke Level 3, Tak Lagi 100 Persen
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa situasi di Ibu Kota masih memenuhi syarat untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

WowKeren - Pembelajaran tatap muka (PTM) di dua sekolah di Jakarta Timur terpaksa dihentikan sementara usai ditemukan adanya siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19. Diketahui, DKI Jakarta yang saat ini berstatus PPKM Level 2 masih menerapkan PTM 100 persen.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta lantas menyatakan akan mengubah skema PTM 100 persen apabila status PPKM di Ibu Kota naik menjadi Level 3. "Jika wilayah DKI memasuki PPKM Level 3 maka skenario PTM diubah menjadi seperti pada tahun 2021," ungkap Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, Selasa (11/1).

Sebagai informasi, PTM terbatas di 2021 dilaksanakan hanya tiga hari seminggu dengan kapasitas kelas maksimal 50 persen dab durasi maksimal empat jam. Metode pembelajaran dilakukan secara campuran, yakni dengan sebagian siswa tatap muka di sekolah dan sebagian online di rumah.

"Tapi kalau PPKM Level 4, sesuai petunjuk teknis dan surat keputusan bersama empat menteri, semua pembelajarannya daring," tutur Taga.


Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa situasi di Ibu Kota masih memenuhi syarat PTM 100 persen. "Sejauh ini Pemprov DKI Jakarta masih memenuhi syarat dilaksanakan PTM 100 persen terbatas," ujar Riza.

Meski demikian, Riza memastikan pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PTM. "Setiap hari, setiap minggu, dua minggu, sebulan terus kita evaluasi dari internal sampai berjenjang ke tingkatan atas," paparnya

Menurut Riza, Pemprov DKI tak bisa serta merta menutup ribuan sekolah karena ditemukan kasus COVID-19 atau Omicron di satu sekolah. Meski demikian, Riza mengatakan PTM di sekolah yang bersangkutan akan dihentikan untuk sementara.

"Ada kasus satu, dua tidak berarti menunda semua PTM. 'Treatment'-nya seperti yang kita ketahui ditutup untuk sementara (sesuai SKB)," katanya. "Kemudian di Jakarta sekolahnya ribuan. Masa ditemukan kasus di satu dua sekolah, terus menutup ribuan sekolah. Semua kan diskrining setiap sekolah."

Di sisi lain, Disdik DKI mencatat sudah ada 404.192 siswa usia 6-11 tahun yang telah menjalani vaksinasi COVID-19. Angka tersebut mencapai 55,9 persen dari target 723.044 siswa.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts