BOR RS COVID-19 di DKI Jakarta Naik, Dinkes Sebut Belum Capai Kapasitas Maksimal
AFP/Chaideer Mahyuddin
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan angka kasus COVID-19 di DKI Jakarta yang menunjukkan kenaikan, maka hal ini juga membuat jumlah keterisian tempat tidur atau BOR di rumah sakit menjadi meningkat.

WowKeren - Angka kasus COVID-19 di DKI Jakarta saat ini menunjukkan adanya kenaikan pada bulan Januari 2022. Adapun kenaikan ini terjadi pasca liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Selain itu, juga disebabkan oleh merebaknya varian Omicron yang cepat.

Akibat dari kenaikan jumlah kasus COVID-19 di DKI, juga membuat tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta mengalami peningkatan. Mengenai peningkatan ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menuturkan bahwa kenaikan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit itu lantaran pihaknya belum membuka maksimal jumlah tempat tidur yang ada.

Widyastuti menerangkan bahwa saat ini ada sekitar 140 rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 di Ibu Kota. Saat kasus COVID-19 melandai beberapa waktu lalu, rumah sakit kembali melayani pasien dengan penyakit lain yang belum terlayani secara maksimal, sehingga ada pengurangan tempat tempat tidur untuk COVID-19.

"Saat kondisi yang lalu puncak, kita mempunyai tempat isolasi hampir 15 ribu tempat tidur," tutur Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/1). "Saat ini kita sekitar 4 ribuan. Kalau saat ini meningkat ya kami belum melebarkan secara maksimal jumlah tempat tidur untuk COVID-19, jadi belum kapasitas maksimal."


Lebih lanjut, Widyastuti menyampaikan bahwa pihaknya tetap siaga. Apabila terjadi tren peningkatan kasus, maka perluasan tempat tidur akan dilakukan dengan mengacu pada regulasi yang ada.

"Apakah isolasi di rumah sakit tadi seperti yang lalu untuk kasus sedang dan berat saja, sehingga tanpa gejala atau gejala ringan cukup isolasi mandiri atau isolasi terpusat, kita sesuaikan," jelas Widyastuti.

Sementara itu, merujuk pada data resmi Pemprov DKI Jakarta hingga Minggu (9/1), tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 sebesar 9 persen. Artinya, dari total 3.885 tempat tidur yang disediakan, telah terisi sebanyak 348 tempat tidur.

Sedangkan untuk persentase keterpakaian tempat tidur ICU, mencapai 5 persen. Dari total 604 tempat tidur yang tersedia, 131 di antaranya telah terisi. Jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, keterisian tempat tidur isolasi dan ICU memang mengalami kenaikan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts