Kasus COVID-19 dan BOR Rumah Sakit di Jakarta Mulai Tunjukkan Tren Kenaikan
AFP/Adek Berry
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Ibu Kota mencatat 1.972 kasus COVID-19 dalam sepekan periode 3-9 Januari 2022. Jumlah tersebut merupakan tiga kali lipat dari angka kasus COVID-19 mingguan periode 27 Desember 2021-2 Januari 2022 yang hanya mencapai 656 kasus.

WowKeren - Jumlah kasus virus corona (COVID-19) di DKI Jakarta mengalami kenaikan pada bulan Januari 2022 ini. Kenaikan ini terjadi pasca liburan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, serta menyebarnya COVID-19 Varian Omicron.

Hingga Selasa (11/1), sudah ada 498 kasus COVID-19 Varian Omicron yang tercatat di Jakarta. Jumlah tersebut terdiri dari 409 pelaku perjalanan luar negeri dan 89 orang lainnya merupakan penyebaran lokal.

Sementara itu, data yang diunggah oleh Pemprov DKI menunjukkan bahwa Ibu Kota mencatat 1.972 kasus COVID-19 dalam sepekan periode 3-9 Januari 2022. Jumlah tersebut merupakan tiga kali lipat dari angka kasus COVID-19 mingguan periode 27 Desember 2021-2 Januari 2022 yang hanya mencapai 656 kasus.

Apabila dilihat secara harian, kasus COVID-19 di Ibu Kota juga menunjukkan kenaikan di periode 3-9 Januari 2022. Dari yang awalnya 172 kasus pada 3 Januari, sempat turun ke angka 115 kasus pada 4 Januari, lalu naik menjadi 259 kasus pada 5 Januari, 267 kasus pada 6 Januari, naik lagi ke angka 300 kasus pada 7 Januari, menjadi 278 kasus pada 8 Januari, dan melonjak ke angka 393 kasus pada 9 Januari.


Selain jumlah kasus COVID-19, tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data yang diunggah Pemprov DKI, tingkat keterisian tempat tidur alias Bed Occupancy Rate (BOR) 140 rumah sakit rujukan COVID-19 per 9 Januari 2022 mencapai 9 persen. Sedangkan BOR ICU di 140 rumah sakit rujukan COVID-19 mencapai 5 persen dalam periode yang sama.

Di sisi lain, jumlah testing PCR mingguan di Ibu Kota tampak mengalami penurunan dari pertengahan Desember 2021 hingga 9 Januari 2022. Pada periode 13-19 Desember 2021, sebanyak 102.124 orang menjalani tes PCR di Jakarta dengan temuan 276 kasus positif COVID-19.

Jumlah testing tersebut menurun jadi 93.719 pada periode 20-26 Desember 2021, namun jumlah kasus positif COVID-19 yang ditemukan justru bertambah menjadi 352 kasus. Pada periode 27 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, hanya ada 81.111 orang yang menjalani tes PCR di Jakarta, dengan temuan 656 kasus positif.

Angka testing PCR mingguan di Jakarta naik pada periode 3-9 Januari 2022 dengan 89.855 orang diuji dan 1.972 di antaranya dinyatakan positif COVID-19.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts