Indonesia Terancam Potensi Tsunami, Tinggi Gelombang Bisa Hingga 20 Meter
Unsplash/Ray Harrington
Nasional

Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami tampaknya masih berpotensi terjadi di Indonesia. Menurut ahli, bencana tersebut tidak bisa dihindari, sehingga masyarakat harus selalu waspada.

WowKeren - Bencana alam tampaknya hingga saat ini masih terus menghantui Indonesia. Berdasarkan analisis dari beberapa pihak menyebut bahwa Indonesia terancam gelombang tsunami besar di wilayah Jawa dan sekitarnya, bahkan mencapai hingga 20 meter.

Mengutip data dari Global Navigation Satellite System (GNSS), Kepala Laboratorium Geodesi ITB, Heri Andreas mengatakan bahwa adanya akumulasi energi pada bagian megathrust dari Selat Sunda hingga pesisir selatan Pulau Jawa. Adapun wilayah tersebut seperti Pelabuhan Ratu dan Parangtritis bagian selatan sampai ke wilayah Jawa Timur.

Berdasarkan hasil pemodelan, Heri menuturkan bahwa saat terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 8,7 hingga 9,0, maka dapat diikuti tsunami setinggi 20 meter. Selain itu, potensi tsunami juga jauh lebih besar. Pasalnya, wilayah pesisir Jakarta saat ini sudah berada di bawah permukaan laut hingga minus 1-2 meter.

"Berdasarkan hasil simulasi model, run-up tsunami dapat mencapai sebagian besar Pluit, Ancol, Gunung Sahari, Kota Tua hingga Gajah Mada," papar Heri dalam keterangan tertulis, dilihat pada Sabtu (15/1). "Kalau kita perhatikan modelnya ternyata nyaris menyentuh Istana."


Lebih lanjut, Heri menerangkan bahwa peran tanggul pantai di laut Jakarta, berdasarkan hasil pemodelan disebut bisa untuk mencegah banjir rob serta melindungi dari ancaman tsunami. Menurutnya, dengan terpaksa fakta ini harus diungkap meski terkesan menakut-nakuti.

Maka dari itu, Heri mengimbau agar temuan mengenai potensi tsunami besar itu disikapi dengan bijak dan waspada. Ia mengatakan bahwa bencana gempa dan tsunami tidak mungkin dapat dicegah.

Mengenai potensi terjadinya tsunami besar itu bukan kali pertama diprediksi. Sebelumnya, ada prediksi yang menyebutkan ada potensi tsunami setinggi 29 meter di pantai selatan Pulau Jawa, khususnya Jatim. Begitu juga dengan Tim ITB yang pernah memprediksi tsunami setinggi 20 meter di pesisir Jawa hingga Selat Sunda.

Di sisi lain, BMKG menuturkan bahwa belum ada teknologi yang bisa memprediksi gempa dengan tepat dan akurat hingga saat ini. Maka dari itu, pihaknya menegaskan tidak pernah mengeluarkan prediksi gempa. Pihaknya hanya mengungkapkan Indonesia merupakan wilayah aktif serta rawan gempa dan bisa terjadi kapan serta di mana saja dengan beragam kekuatan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts