Minyak Goreng Rp 14 Ribu Dijual Mulai Hari Ini: Warga Antre 3 Jam, Stok Ludes Dalam Waktu Singkat
Nasional
Pro Kontra Minyak Goreng Murah

Minimarket di berbagai wilayah langsung diserbu oleh warga untuk membeli minyak goreng sejak hari ini. Wajar saja, mengingat masyarakat sebelumnya sudah sempat mengeluhkan harga minyak goreng yang dinilai terlalu mahal.

WowKeren - Minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter telah dijual serentak di seluruh ritel modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai Rabu (19/1) hari ini. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan bahwa program ini rencananya akan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

Minimarket di berbagai wilayah langsung diserbu oleh warga untuk membeli minyak goreng sejak hari ini. Wajar saja, mengingat masyarakat sebelumnya sudah sempat mengeluhkan harga minyak goreng yang terlalu mahal.

Di Medan, Sumatera Barat, misalnya, para ibu-ibu ramai mendatangi minimarket. Seorang warga bernama Sri Asih mengaku tahu informasi tentang minyak goreng Rp 14 ribu dari anaknya. Wanita berusia 49 tahun tersebut langsung memberitahu tetangganya dan bergegas ke minimarket terdekat.

"Tahunya dari anak saya, dibilangnya, 'Mak hari ini harga minyak goreng turun menjadi Rp 14 ribu, tapi belinya di minimarket'," ungkap Sri Asih, dilansir Suara.com. "Alhamdulillah turun, sebelumnya harganya sampai Rp 40 ribu per dua liter."

Sementara di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, puluhan ibu-ibu rela mengantre untuk mendapat minyak goreng dengan harga murah. Antrean pembeli minyak goreng itu bahkan mengular dari pinggir jalan hingga pintu masuk minimarket.

Karyawan tampak membatasi pembeli agar tak terjadi penumpukan di dalam minimarket. Salah satu pembeli bernama Fitriani mengaku berhasil membeli minya goreng dua liter seharga Rp 28.500 setelah mengantre kurang lebih tiga jam.

"Sudah beli minyak goreng dua liter yang promo. Cuma satu saya beli karena antrean panjang dan terbatas," ungkapnya, dilansir TribunTakalar.com.


Fitriani mengungkapkan bahwa sejumlah minimarket telah kehabisan stok minyak goreng karena tingginya antusiasme pembeli. Ia mengungkapkan bahwa selama ini harga minyak goreng di pasaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Menurutnya, harga dua liter minyak goreng sempat menembus angka Rp 42-43 ribu.

Di sisi lain, akun Instagram @depok24jam mengunggah video kerumunan antrean di sebuah minimarket. Dalam video tersebut, tampak kasir yang melayani para pembeli minyak goreng kemasan.

Dalam keterangannya dikatakan bahwa video tersebut bukan dari Depok. Meski demikian, warga di Kota Depok dilaporkan turut memburu persediaan minyak goreng di minimarket.

Indra yang merupakan salah seorang pegawai minimarket di Jalan Nusantara, Kota Depok, mengungkapkan bahwa stok minyak goreng di tempat kerjanya ludes hanya dalam waktu beberapa jam.

"Langsung habis, kurang lebih tiga jam sudah habis stok ludes," ujar Indra pada Rabu hari ini.

Menurut Indra, pihaknya membatasi pembelian minyak goreng maksimal dua kemasan per orang. Sehingga ada lebih banyak konsumen yang bisa mendapatkan minyak goreng.

"Jam 09.00 pagi sih sudah mulai ramai. Tapi kami batasi setiap orang hanya bisa beli dua kemasan," paparnya. "Sebelumnya Rp 40 ribu per dua liter. Setelah 14 ribu langsung diserbu masyarakat. Kemungkinan besok baru dikirim lagi. Tapi kami pun enggak tahu persis kapan tepatnya stok datang lagi."

(wk/Indr)


You can share this post!


Related Posts